Video Lama Beredar, Bangun Dari Kubur Itu Hoax

BANJARMASIN-Beredar sebuah video berdurasi 5 menit 53 detik yang memperlihatkan sekelompok orang sedang menggali kuburan.

Video tersebut beredar disalah satu grup whatsapp dan menyebutkan didalam keterangannya peristiwa itu terjadi di KM 7 Banjarmasin, Kalsel.

Disebutkan dalam keterangan video tersebut “Seseorang telah meninggal selama 4 hari menangis di dalam kubur setelah dibongkar orang itu hidup kembali”.

“Informasi hoax tersebut sudah lama disebarkan, sejak tahun 2010, kemudian pada tahun 2017, 2018 disebarkan lagi dan sekarang mulai disebarkan kembali melalui grup-grup whatsapp, ” dilansir dari Humas Polda Kalteng.

Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol. Rachmat Hendrawan, S.I.K., M.M. melalui Ps. Paur Subbag Humas, Bripka Jodik Sanraigo mengimbau kepada masyarakat agar jangan mudah termakan berita-berita hoax.

“Kalau ada yang menemukan hal itu sampaikan kepada kami nanti akan cek kebenaranya, ” singkatnya di Banjarmasin Rabu (23/06/2021).

Diketerangan yang himpun oleh Humas Polda Kalteng bahwa penggalian kuburan tersebut atas nama Yadi, warga Kelurahan Kelayan Selatan, Banjarmasin Selatan, Kalimantan Selatan.

Setelah mengangkat jasad Yadi, warga membawanya ke Rumah Sakit Banjarbaru, Tim medis menyatakan Yadi memang sudah meninggal.

Kemudian Pihak keluarga tidak yakin dan membawa pulang ke rumah. 

Jasadnya dibaringkan di ruang tamu. Disebut, warga meyakini ada keanehan terjadi meski dinyatakan sudah meninggal, jasad Yadi masih hangat dan mengeluarkan keringat.

Lantas hal itu membuat warga pun berdatangan karena penasaran ingin mengetahui kebenaran kabar tersebut.

Sebelumnya Yadi mengalami kecelakaan tenggelam di sungai dan sempat dilarikan ke RS Umum Ulin. Di sana tim dokter menyatakan bahwa Yadi sudah meninggal.

Setelah dikubur, istri Yadi kesurupan dan meminta kuburan suaminya dibongkar. Dia meyakini suaminya masih hidup. Pihak keluarga dan warga pun akhirnya melakukan pembongkaran kuburan, seperti yang terlihat pada video tersebut. (Liputan6.com, Cak Sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *