Satresnarkoba Banjarmasin tangkap oknum perangkat desa dan petani bawa narkoba

Polresta Banjarmasin : Satuan Reserse Narkoba Polresta Banjarmasin menangkap seorang oknum perangkat desa dan seorang petani karena kedapatan membawa narkoba jenis sabu-sabu dan ekstasi di kota Banjarmasin.

“Saat kami tangkap salah seorang dari pelaku kedapatan membawa shabu-shabu dan ekstasi,” kata Kasat Reserse Narkoba Polresta Banjarmasin Kompol Wahyu Hidayat Sik , Kamis ( 12 /09/2019 ).

Dikatakannya, penangkapan terhadap dua pelaku penyalahguna narkoba itu dilakukan pada Senin (9/9) sore, sekitar pukul 16.10 WITA.

Saat ditangkap, kedua pelaku yang salah satunya bekerja sebagai perangkat desa itu sedang berada di Jalan Lingkar Dalam Kelurahan Tanjung Pagar, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin.

Untuk kedua pelaku saat dilakukan pemeriksaan diketahui berinisial MK alias Kris (36) pekerjaan Petani, dan SR alias Sur (37) pekerjaan Perangkat Desa, mereka berdua merupakan warga Jalan Soekano Hatta Km 4 Gang Usaha Tani Desa Loajanan Ullu Kecamatan Loajanan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Kompol Wahyu Hidayat terus mengatakan, dalam penyergapan itu polisi berhasil mengamankan shabu-shabu sebanyak empat paket besar dengan berat 109,96 gram dan ekstasi sebanyak 300 butir warna biru muda dengan logo dior.

“Mereka ini masuk dalam target operasi kami karena berdasarkan informasi kedua pelaku ini sering melakukan transaksi narkoba,” ucap Kompol Wahyu Hidayat

Kompol Wahyu Hidayat yang memimpin langsung pengungkapan kasus narkoba itu juga mengatakan untuk barang bukti narkoba berada di tangan Kris sedangkan pelaku Sur menurut keterangan Kris hanya diajak untuk menemani mengambil barang haram tersebut.

Berdasarkan barang bukti yang disita petugas di lapangan, dengan terpaksa Kris dan Sur harus ikut ke Satresnarkoba Polresta Banjarmasin guna proses hukum lebih lanjut.

Hasil penyidikan sementara, kedua pelaku budak narkoba itu ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat pasal 112 ayat (2) sub pasal 114 ayat (2) Jo 132 ayat ( 1 ) UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara.

“Kami imbau kepada warga Banjarmasin agar tidak bersentuhan dengan narkoba apalagi menjadi pengedar, apabila kami ketahui maka kami tindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku,” Pungkas Kasat narkoba Polresta Banjarmasin Kompol Wahyu Hidayat, S.ik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.