Polresta Banjarmasin Gelar Sosisalisasi program Asabri PP 102 Tahun 2015

BANJARMASIN – Polresta Banjarmasin menggelar Sosisalisasi program Asabri PP 102 Tahun 2015 bertempat di Rupatama Polresta Banjarmasin, Senin (11/2/2019) Pagi.

“Sosialisasi tersebut Polresta Banjarmasin bekerja sama dengan pihak PT. ASABRI (Persero) Cabang Banjarmasin”, kata Kasubbag Humas, Iptu Moh. Irkamni.

Kegiatan pagi itu diikuti oleh para personel Polresta Banjarmasin dan Polsek Jajaran serta para Ibu Bhayangkari jajaran Polresta Banjarmasin.

Pada pembukaannya, Kabag Sumda, Kompol Carto, HM saat didampingi KCP PT. ASABRI (Persero) Banjarmasin, Bapak Simon P. Semedi, mengatakan pihaknya sangat berterimakasih atas waktu dan kesempatan yang diberikan dari Tim PT. ASABRI (Persero) Cabang Banjarmasin dalam pelaksanaan sosialisasi ini.

“Semoga dalam kegiatan ini menjadi sebuah masukkan yang lebih bermanfaat bagi seluruh personil Polri, PNS Polri, dan Ibu-ibu Bhayangkari yang ada di Jajaran Polresta Banjarmasin, harapnya.

Sementara itu dalam sambutan KCP PT. ASABRI (Persero) Banjarmasin, Bapak Simon P. Semedi, mengatakan banyak anggota Polri dan  Purnawirawan Polri yang belum mengerti  tentang terbitnya PP. 102 tahun 2015. “Oleh Karena itu  akan  kami jelaskan secara rinci mengenai program manfaat Asuransi Tabungan Hari Tua (THT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM) serta program pensiun,” ucapnya.

“Dengan adanya sosialiasi ini, para peserta ASABRI akan lebih memahami tentang tata cara pengajuan manfaat santunan ASABRI maupun pembayaran pensiun” ujarnya.

Acara sosialisasi ini disambut dengan antusias dan mendapatkan respon yang positif dari peserta yang hadir, hal ini tercermin dari sesi tanya jawab yang ditujukan kepada Tim sosialisasi Asabri Pusat.

PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Persero) atau disingkat PT ASABRI (Persero), adalah sebuah BUMN yang bergerak dibidang Asuransi Sosial dan pembayaran pensiun khusus untuk Prajurit TNI, Anggota Polri, PNS Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dan Polri.

Semula prajurit TNI, anggota Polri dan PNS Kemhan/Polri menjadi peserta Taspen (Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri) yang didirikan pada tanggal 17 April 1963 berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 1963.

Namun dalam perjalanannya, keikutsertaan prajurit TNI dan anggota Polri dalam Taspen mempengaruhi penyelenggaraan Program Taspen karena adanya Perbedaan Batas Usia Pensiun (BUP) bagi prajurit TNI, anggota Polri yang berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1966 Pasal 1 dengan PNS yang berdasarkan Undang- Undang Nomor 11 Tahun 1969 Pasal 9.

Lanjutnya, mengenai sifat khas prajurit TNI dan Polri memiliki risiko tinggi banyak yang berhenti karena gugur atau tewas dalam menjalankan tugas. Adanya kebijaksanaan Pemerintah untuk mengurangi jumlah prajurit secara besar-besaran dalam rangka peremajaan yang dimulai pertengahan tahun 1971. dan yang terakhir Jumlah iuran yang terkumpul pada waktu itu tidak sebanding dengan perkiraan klaim yang akan diajukan oleh para Peserta.

Untuk menindaklanjuti hal tersebut dan meningkatkan kesejahteraan Prajurit TNI, Anggota Polri dan PNS Kemhan/Polri, maka Dephankam (saat itu) memprakarsai untuk mengelola premi sendiri dengan membentuk lembaga asuransi yang lebih sesuai, yaitu Perusahaan Umum Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Perum ASABRI) yang didirikan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1971 pada tanggal 1 Agustus 1971, dan selanjutnya ditetapkan sebagai Hari Jadi ASABRI.

Dalam upaya meningkatkan operasional dan hasil usaha, maka berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 68 Tahun 1991 bentuk usaha ASABRI dari Perusahaan Umum (Perum) dialihkan menjadi Perseroan Terbatas (PT) sehingga menjadi PT ASABRI (Persero). (ehg/rs/dok.ji)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.