Polresta Banjarmasin Cetak Rekor Tangkapan 42,9 Kg Narkoba

BANJARMASIN-Prestasi luar biasa, kembali diraih Polresta Banjarmasin melalui Satuan Reserse Narkoba yang berhasil membongkar kasus peredaran gelap narkoba kelas kakap.

Tak tanggung tanggung barang bukti narkoba yang diamankan sebesar 42.9 kilogram (Kg) terdiri 35,7 Kg sabu-sabu termasuk jumlah itu dari 30.000 butir pil ekstasi logo Casper warna coklat serta disita uang Rp 944.5 juta.

Diketahui barang haram tersebut didapatkan dari tiga orang yang diduga sebagai kurir yang diantaranya beranisial RI, RA serta MS dan mereka semua berasal dari luar pulau kalimantan.

Ketiganya diamankan di tempat berbeda, yakni di wilayah Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin dan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol. Rachmat Hendrawan, S.I.K., M.M. saat jumpa pers didepan awak media dihalaman Mapolresta Banjarmasin. Senin (09/11/2020)

Ia juga mengatakan bahwa hasil ungkap kasus ini adalah yang paling besar dalam kurun waktu 5 tahun terakhir yang dilakukan oleh Polresta Banjarmasin.

“Ini tangkapan terbesar yang pernah diungkap Satuan Reserse Narkoba Polresta Banjarmasin, sebelum ini sebesar 12 kilogram sabu-sabu yaitu pada akhir Desember 2018 silam, ” ucap Kapolresta Banjarmasin.

Selain itu ia juga menyampaikan bawah dari hasil pengungkapan besar itu pun, pihaknya telah menyelamatkan ratusan masyarakat dari bahaya penyalahguna narkoba.

“Satu butir ekstasi dapat digunakan satu orang, sehingga 30.000 orang terhindar dari penyalahgunaannya. Sedangkan satu gram sabu-sabu bisa dipakai 10 orang, artinya ada 565.500 jiwa terselamatkan, tutur Kapolresta Banjarmasin.

Turut menyaksikan kegiatan tersebut Dandim 1007/Banjarmasin, perwakilan Pemerintah Banjarmasin, perwakilan kejari Banjarmasin, perwakilan pengadilan Banjarmasin dan Kesbangpolmas Kota Banjarmasin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.