Polres Balangan Polda Kalsel Salurkan Ratusan Karung Beras dan Mie Instan ke Korban Banjir

BANJARMASIN-Polres Balangan Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Bakti Sosial (Baksos) di Kecamatan Paringin Selatan dan Kecamatan Juai Kabupaten Balangan, Jumat (15/1/2021) pukul 11.00 – 18.00 Wita.

Bakti Sosial yang dipimpin langsung Kapolres Balangan AKBP Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. tersebut merupakan salah satu bentuk kegiatan sosial untuk berbagi rasa kemanusiaan antara sesama, dimana dengan adanya kegiatan Bakti Sosial berbagi Sembako ini bisa lebih merapatkan kekerabatan antara sesama.

Dalam kegiatan Bakti Sosial ini, Kapolres Balangan nampak didampingi Wakapolres Balangan, para Kabag, Kasat, Perwira staf, Urkes Polres Balangan dan personel gabungan Polres berjumlah 34 personel dengan menggunakan sarana kendaraan bermotor roda empat menyambangi langsung Posko serta rumah warga yang terdampak banjir di Desa Murung Abuin, Desa Baruh Bahinu Dalam, Desa Muara Ninian dan Desa Buntu Karau.

Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat kurang mampu ditengah Pandemi Virus Covid-19 ditambah musibah bencana banjir yang melanda saat ini sehingga masyarakat yang langsung terdampak sangat membutuhkan uluran tangan.

Bantuan yang diberikan Polres Balangan kepada para warga korban terdampak banjir di Kecamatan Paringin Selatan dan Kecamatan Juai berupa Beras 5 Kg sebanyak 100 Karung dan Mie Instan sebanyak 130 paket dengan masing-masing paket berisikan 10 bungkus.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Rikwanto, S.H., M.Hum. diwakili Kapolres Balangan AKBP Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. pun berharap bantuan yang diberikan ini dapat meringankan beban para korban kebanjiran. “Dan mudah mudahan dapat berguna dan bermanfaat dalam kebutuhan sehari-hari untuk saudara-saudara sekalian,” tutur Kapolres.

Kapolres juga menyampaikan bahwa pihaknya akan bersinergi dengan instansi terkait seperti TNI dan BPBD serta menempatkan anggotanya di masing-masing Posko Kecamatan Paringin, Lampihong dan Juai sebanyak 10 personel dari tanggal 15 – 21 Januari 2021 guna mengantisipasi adanya warga yang membutuhkan pertolongan ataupun proses evakuasi yang terjebak banjir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *