Perpanjang Dan Pengajuan Baru Pegang Senjata Api, 40 Personel Polresta Banjarmasin Jalani Tes Psikologi

BANJARMASIN-Pencegahan penyalahgunaan senjata api (senpi) oleh personel Polri yang menyimpang dari tugas pokoknya.

Untuk itu, Polresta Banjarmasin menggelar tes psikologi bagi personelnya yang saat ini memperpanjang ijin memegang senjata api dan baru ingin mengajukan.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Rupatama Polresta Banjarmasin dengan menghadirkan tim dari Biro SDM Polda Kalsel yang dipimpin oleh Kabag Psi Ro SDM Polda Kalsel AKBP Abdul Hamid, S. Psi selaku penguji.

Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Rachmat Hendrawan, S.I.K., M.M., melalui Kabag SDM Kompol Ana Setiani, S.M., menyebutkan ada 40 personel Polresta Banjarmasin yang mengikuti tes psikologi ini sebagai syarat kelayakan untuk penggunaan senjata api organik Polri.

Ia juga mengungkapkan bahwa para peserta tes psikologi senjata api terdiri dari personel perwira dan brigadir.

“Ini kita agendakan dengan tujuan untuk menguji personel dari segi kecerdasan dan kepribadiannya dengan kata lain di tes pengendalian diri dan kestabilan emosionalnya,” tutur Kabag SDM di Banjarmasin, Jumat (10/09/2021).

Selain itu ia juga menuturkan bahwa para personel yang mengikuti tes tersebut telah diberikan penilaian terlebih dulu mengenai sikap mereka terhadap masyarakat.

Bagi yang memiliki perilaku buruk terhadap masyarakat atau pernah melakukan pelanggaran disiplin terhadap penggunaan, maka yang bersangkutan tidak diperkenankan mengikuti tes.

“Tentunya tidak kami perkenankan untuk memegang senjata api, ” tutup Kabag SDM.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *