Pelan Namun Pasti, Kasus Kematian Balita Terkuak

BANJARMASIN-Pelan namun pasti, Sat Reskrim Polresta Banjarmasin akhirnya berhasil menguak kasus dugaan penganiayaan yang menyebabkan seorang balita berinisial, NMA (4) meninggal dunia.

Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol. Rachmat Hendrawan, S.I.K., M.M. melalui Kasat Reskrim Kompol Alfian Tri Permadi, S.I.K menyampaikan kasus ini terkuak berkat kesabaran dan kerja keras pihaknya mulai melakukan penyelidikan hingga otopsi terhadap korban.

“Alhasil, kami menemukan adanya peristiwa tindak pidana yang diduga dilakukan ibu tiri korban,” terangnya di Banjarmasin. Kamis (03/06/2021).

Diketahui sang ibu tiri korban yang berinisial DL (21) itu digiring ke Mapolresta Banjarmasin pada tanggal 28 Mei 2021 silam dari kediamannya di kawasan Jalan Veteran, Kecamatan Banjarmasin Timur Kota Setempat.

“Dari hasil pemeriksaan sementara terhadap para saksi dan DL bahwa kasus tersebut dilatar belakangi oleh rasa cemburu karena ayahnya lebih sayang pada sang anak,” tutur Kasat Reskrim.

Untuk diketahui bergulirnya laporan yang diterima oleh Polresta Banjarmasin tersebut berawal saat itu SY dihubungi oleh pihak keluarga bahwa korban masuk rumah sakit. Minggu (02/05/2021) sore, sekitar pukul 17.00 Wita.

Setelah itu, pada pukul 17.30 WITA, SY dan istrinya menuju ke rumah sakit. Setiba di Rumah Sakit Bhayangkara mendapat kabar kalau korban sudah meninggal dunia.

Kemudian atas laporan itu Polresta Banjarmasin melakukan serangkaian penyelidikan, mengotopsi dan membongkar makam korban yang berkerja sama dengan tim forensik RSUD Ulin Banjarmasin, Bid Dokkes Polda Kalsel serta Urkes Polresta Banjarmasin yang dipimpin oleh dr. Nila Nirmala Sari Sp.F ,Msi selaku dokter spesialis bedah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *