Operasi Cipta Kondisi, Polresta Banjarmasin Sikat Aksi Premanisme Pelabuhan Trisakti

BANJARMASIN-Sejumlah orang yang diduga melakukan aksi pungutan liar (pungli) diamankan dalam operasi Cipta Kondisi (Cipkon) yang digelar oleh Polresta Banjarmasin.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas instruksi Kapolri, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., kepada Seluruh Polda dan Polres jajaran untuk menindak tegas aksi premanisme yang meresahkan masyarakat.

Seperti halnya yang disampaikan oleh Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol. Rachmat Hendrawan, S.I.K., M.M. bahwa pihahnya beberapa hari yang lalu telah menginstensifkan giat tersebut.

“Sejak kemaren, kami telah melakukan operasi sikat premanisme dengan menurun personel gabungan dari berbagai fungsi di Polresta Banjarmasin dan Polsek jajaran, ” terangnya didampingi Wakapolresta Banjarmasin AKBP Sabana Atmojo, S.I.K., M.H. Minggu (13/06/2021).

Ia juga menjelaskan bahwa hal itu untuk menjamin keselamatan dan memberi rasa aman di masyarakat dengan tidak adanya aksi premanisme di Kota Banjarmasin.

Selain itu, ia juga menyebutkan bahwa itu sesuai dengan Program bapak Kapolri, Polri Presisi (Prediktif , Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan).

Kapolresta Banjarmasin juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang sudah melaporkan adanya tindakan melanggar hukum termasuk aksi premenisme.

“Kami ucapkan terima kasih atas informasi yang diberikan dan pihaknya siap menjamin tidak ada tempat aksi premanisme di kota ini, ” tutur Kapolresta Banjarmasin

Untuk ketahui dalam pemberantasan aksi premanisme yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Kompol Alfian Tri Permadi, S.I.K., mengamankan 6 orang yang diduga melakukan tindakan pungli di Kawasan Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, pada Sabtu (12/06/2021) malam.

Keenam orang tersebut berinisial YN (27), HR (63), MR (64), AS (47) dan SP (53). Diketahui meraka diduga melakukan pungutan liar kepada supir.

Sebagai efek jera kesemuanya, kemudian dibawa ke Polresta Banjarmasin untuk didata dan dilakukan pembinaan karena tidak ada hal pidana yang mereka lakukan. Selanjutnya kedepan tindakan mereka akan di awasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *