Bantu Warga Kurang mampu, Bhabinkamtibmas Ini Ciptakan Kompor dari Kaleng Bekas

Polresta Banjarmasin : Empati luar biasa ditunjukan anggota Polsekta Banjarmasin Utara, Bhabinkamtibmas Kelurahan Alalak Tengah, Aipda Joko Susilo.

Di tengah kelangkaan tabung gas LPG 3 Kilo yang dialami warga binaannya, ia memberikan solusi dengan mengajarkan warga membuat kompor dari kaleng bekas dengan bahan bakar kayu.

Di dampingi Lurah setempat, Aipda Joko terlihat dengan sabar mengajarkan ketua RT dan beberapa warga RT 13 Alalak Tengah membuat kompor dari kaleng bekas biskuit atau cat yang dipotong sedemikian rupa, kemudian dimasukan kayu-kayu bekas sebagai bahan bakar.

Menurutnya kompor kaleng berbahan bakar kayu ini lebih hemat, efesien dan aman dibandingkan kompor tungku.

“Kompor tungku biasa itu kalau kelamaan dan gak dijaga, kayunya bisa jatuh ke lantai, kemungkinan bisa menyebabkan kebakaran. Kalau ini tidak, karena semua kayunya dimasukan ke dalam kaleng,” jelasnya, Kamis (17/10/2019).

Saat ditanya munculnya ide tersebut, ia menjelaskan, setiap hari banyak melihat bekas potongan kayu berserakan dan tidak dimanfaatkan.

Lalu ia terpikir memanfaatkan kayu tersebut sebagai alternatif pengganti kompor gas.

“Ingat pelajaran zaman SMP dulu, apalagi di Alalak ini banyak kayu bekas yang tidak dimanfaatkan. Akhirnya saya putuskan untuk membuat kompor dan mengajarkannya kepada warga,” ungkapnya.

Dijelaskannya, selama beberapa hari ini berkeliling ke beberapa RT untuk mengajarkan warga membuat kompor kaleng ini.

Sementara itu Ketua RT 13 Kelurahan Alalak Tengah Kecamatan Banjarmasin Utara sangat senang dengan adanya inovasi Aipda Joko Susilo ini.

Bahkan secara khusus, ia meminta dibuatkan satu contoh kompor kaleng yang nantinya akan ditunjukan kepada warganya.

“Hemat, efesien dan aman. Cocok sekali digunakan saat langka gas seperti ini. Selain itu bahannya sangat mudah didapat di wilayah kami,” ujar RT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.