Viral Temuan Bangkai Kucing, Ini Penjelasan Kapolresta Banjarmasin

BANJARMASIN-Temuan bangkai-bangkai kucing yang viral di media sosial, akhirnya berhasil diungkap oleh Timsus Polresta Banjarmasin dengan mengamankan seorang terduga pelaku berinisial JS.

Dari hasil pengungkapan tersebut Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol. Rachmat Hendrawan, S.I.K. M.M. menyampaikan bahwa saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa temuan bangkai kucing.

“Untuk sementara kejadian tersebut bukanlah pembunuhan hewan seperti yang beredar sebelumnya, ” ucap Orang Nomor satu di jajaran Polresta Banjarmasin. Rabu (10/02/2021)

Ia juga menerangkan bahwa kucing-kucing itu sebagian milik Petshop yang sudah mati karena sakit sebelumnya.

“Terduga pelaku JS diminta oleh pemilik untuk mengubur, namun ternyata tidak dikubur dan malah dibuang begitu saja ” terang Kapolresta Banjarmasin.

Kapolresta Banjarmasin juga menjelaskan untuk kepemilikan temuan 15 bangkai Kucing yang dibuang oleh terduga pelaku JS.

“8 ekor milik Petshop dan 7 ekor sisanya merupakan kucing liar yang dirawat di Petshop tersebut, ” jelasnya.

Ia juga menuturkan bahwa saat ini masih dilukakan pemeriksaan oleh Satuan Reskrim Polresta Banjarmasin terhadap para saksi terkait peristiwa tersebut.

“Saat ini, ada beberapa orang yang kami mintai keterangan terkait peristiwa itu, termasuk juga pemilik Petshop juga diperiksa mengenai alasan kucing-kucing tersebut mati, ” tutur Kapolresta Banjarmasin.

Seperti yang diinformasikan sebelumnya bahwa terduga pelaku JS yang merupakan pembuang bangkai kucing tersebut diamankan saat berada di Lingkar Dalam kota Banjarmasin. Selasa (9/2/2021) malam.

Diketahui dari keterangan JS, bahwa ia hanya disuruh bosnya untuk menguburkan bangkai-bangkai kucing tersebut.

“Iya, saya sebelumnya disuruh Bos mengubur. Lalu saya bersama teman menuju Jalan Lingkar Selatan. Karena takut dimarahi masyarakat, bangkai kucing itu tidak kami kuburkan dan sebelum viral video itu kucing belum berbau, ” terang JS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.