Viral Temuan Bangkai Kucing Berhasil Diungkap Polresta Banjarmasin, Pemilik Petshop Sampaikan Klarifikasi

BANJARMASIN-Temuan bangkai kucing di beberapa TPS Banjarmasin yang kemudian berhasil diungkap oleh Timsus Polresta Banjarmasin beberapa hari yang lalu di kawasan Jalan Lingkar Dalam Selatan kota setempat. Jum’at (5/2/2021)

Atas peristiwa tersebut pengelola Green Petshop sdr. Y (20) beserta Karyawan sdr. JS (21) mengklarifikasi dan meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia terkhusus warga Banjarmasin serta para komunitas pencinta kucing.

Dari hasil pemeriksaan bahwa Kucing tersebut memang berasal dari Green Petshop, yang terserang penyakit ingeksi saluran pencernaan dan pernafasan/susfec virus dan sebelumnya sempat dilakukan perawatan intensif oleh pihak Green Petshop namun tidak tertolong.

“Jadi kucing-kucing itu di tidak dianiaya, melainkan karena terserang penyakit dan sebelumnya telah dilakukan perawatan, ” ucap Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol. Rachmat Hendrawan, S.I.K., M.M. melalui Kasat Reskrim Kompol Alfian Tri Permadi, S.I.K., di Banjarmasin. Kamis (11/02/2021).

Selain itu, pengelola Green Petshop sebelumnya sudah memberikan uang perawatan/penguburan kepada saudara JS dan memerintakan untuk mengubur serta menunjukkan tempat penguburannya.

“Sebelumnya kucing tersebut sudah meninggal terakumulasi, namun saudara JS selalu menunda perintah pengelola petshop, ” ungkap Kasat Reskrim.

Lebih lanjut, Kasat Reskrim juga menjelaskan bawah JS ini terlalu lama menunda penguburan kucing tersebut dan takut dimarahi oleh pemilik lahan.

Kemudian JS pun meletakan saja kucing tersebut di pinggir jalan dan menyangka bau dari kucing tersebut tidak akan mengeluarkan bau yang tidak menyenangkan.

“JS ini takut dimarahi oleh pemilik lahan, kemudian meletakan begitu saja belasan bangkai kucing itu di pinggir jalan, ” tutur Kasat Reskrim.

Untuk diketahui, bangkai kucing yang ditemukan di pinggir jalan berjumlah 15 dan yang ada pemiliknya berjumlah 8, sisanya 7 kucing liar yang dirawat di petshop tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.