Senin
tanggal 30 September 2013 pukul 08.00 Wita bertempat di Halaman
Mapolresta Banjarmasin dipimpin langsung oleh Waka Polresta Banjarmasin
AKBP Wahyu Dwi Ariwibowo, Sik dilaksanakan upacara PTDH kepada anggota
polri Satuan Sabhara Polresta Banjarmasin Briptu MAZ,Upacara Pemecatan
anggota polisi tersebut
lantaran dirinya tidk pernah masuk kantor atau desersi selama 60 hari
berturut-turut.Pemberhentian
oknum anggota Polri tersebut sudah tercantum berdasarkan Keputusan
Kapolda Kalsel Nomor:Kep/119/IX/2013 tanggal 10 September 2013 tentang
Pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) dari dinas Polri atas nama
Briptu MAZ Anggota Satuan Sabhara Polresta Banjarmasin.Waka Polresta
Banjarmasin AKBP Wahyu Dwi Ariwibowo, Sik mengatakan ini
merupakan komitmen pimpinan Polri bagi anggota yang melanggar perbuatan
disiplin yang berulang-ulang. Pemberhentian
Dengan Tidak Hormat (PTDH) tersebut dilakukan dalam upacara in
absensia yang berlangsung pagi ini di halaman Mapolresta
Banjarmasin.Diketahui  Briptu MAZ terbukti secara sah dan meyakinkan
melanggar pasal 14 (1) huruf a PPRI
No. 1/2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri dan/atau Pasal 21 ayat
(3) huruf e Peraturan Kapolri No. 14/2011 tentang Kode Etik Polri dalam
sidang komisi kode etik yang dilaksanakan pada hari selasa tanggal 21
Mei 2013. AKBP Wahyu Dwi Ariwibowo, Sik mengatakan,Kesatuan sebenarnya
telah memberikan tenggang waktu kepada Briptu MAZ untuk melakukan
perbaikan diri dan memberikan keterangan yang
jelas mengenai ketidakhadirannya selama ini. Bahkan 
sudah menyatakan Briptu MAZ dalam daftar pencarian orang (DPO) Akan
tetapi usaha Kesatuan POlresta Banjarmasina itu tidak membuahkan hasil
sehingga keputusan pemecatan tidak hormat dilayangkan. Waka Polresta Banjarmasin AKBP Wahyu Dwi Ariwibowo, Sik mengatakan pemecatan tersebut bisa dijadikan pelajaran berharga bagi anggota yang
masih melaksanakan tugasnya agar tidak melakukan pelanggaran. Tidak
hanya itu, katanya, sebagai jajaran penegak hukum, setiap anggota Polri
harus patuh terhadap semua peraturan yang telah ditetapkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *