Unras memperingati Hardiknas

Polresta
Banjarmasin di pimpin langsung Kabag Ops Polresta Banjarmasin Kompol
Andri Koko Prabowo Sik MH melaksanakan Unjuk rasa damai dalam yang di
lakukan eLSISK dalam rangka memperingatan Hari
Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kalimantan Selatan tahun 2014
diwarnai unjukrasa dari sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang
menamakan diri Lingkar Studi Ilmu Sosial Kerakyatan, di Banjarmasin,
Jumat.Aksi unjukrasa Lingkar Studi Ilmu Sosial Kerakyatan (eLSISK)
Kalsel
itu menuntut penyamarataan kurikulum pendidikan dari pusat hingga
daerah di Indonesia. Selain itu, optimalisasi penggunaan dana pendidikan
sebesar 20
persen dari APBN maupun APBD, serta realisasi sarana dan prasarana
pendidikan di seluruh Indonesia.Tuntutan lain eLSISK yang berunjukrasa
di DPRD Kalsel itu, agar
pemerintah atau aparat berwenang menindak tegas oknum tenaga pendidikan
yang mencoreng nama baik pendidikan di Indonesia.Pengunjukrasa tersebut
juga meminta wakil rakyat agar lebih
maksimal melakukan pengawasan terhadap keberadaan dan kegiatan
pendidikan agar menghasilkan mutu yang terbaik.Menanggapi tuntutan
tersebut, Wakil Ketua DPRD Kalsel H Riwandi
menyatakan, pada prinsipnya sependapat dengan harapan atau tuntutan
pengunjukrasa yang menggunakan kostum/baju hitam itu.Bahkan kalau bicara
anggran pendidikan, Kalsel sudah
mengalokasikan 22 persen atau lebih besar dari ketentuan minimal
persentasi secara nasional, yang masih pada kisaran 20 persen,Dalam aksi
demo tersebut, pengunjukrasa membawa beberapa buah
poster, antara lain bertuliskan “Selamatkan Pendidikan Indonesia” dan
“Tindak Tegas Oknum Pendidikan Yang Mencoreng Nama Baik
Pendidikan”.Sebelum mendatangi “Rumah Banjar” (Gedung DPRD Kalsel),
pengunjukrasa tersebut melakukan orasi di perempatan Jalan Lambung
Mangkurat dan Jalan Pangeran Samudera atau dekat Kantor Pos Besar
Banjarmasin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.