tukang parkit ditangkap jual zenit

Unit Reserse
Kriminal Polsek Banjarmasin Tengah menangkap penjaga parkir yang
kedapatan sedang penjual obat daftar “G” ilegal atau tanpa izin. Kepala
UnitReserse Kriminal Polsek Banjarmasin Tengah, Iptu  Safwan
Rasidi  mengatakan, tertangkapnya penjaga parkir
berjualan obat daftar G jenis Zenit itu berkat informasi masyarakat.Dari
informasi itu, ditindak lanjuti oleh polisi dengan melakukan
penyelidikan di lapangan sesuai dengan informasi yang diberikan oleh
masyarakat tersebut.Saat polisi berada di parkiran di kawasan Pasar Lama
Banjarmasin
Tengah melihat pelaku sedang melakukan transaksi obat daftar G tersebut
terhadap pelanggannya.Tanpa banyak pikir lagi, polisi menangkap pelaku
dan menggiringnya
ke Polsekta Banjarmasin Tengah bersama barang bukti yang sempat
diamankan polisi dari tempat kejadian.”Kita amankan barang bukti dari
tangan pelaku sebanyak 7 keping
atau 70 biji obat zenit yang dia jual kepada konsumennya, dan pelaku
tidak ada izin usaha untuk menjual obat bebas terbatas itu,”Hasil
penyidikan, pelaku penjual obat daftar G tanpa izin itu,
diketahui bernama MZ(32) warga Jalan Sulawesi Gang Maluku
Banjarmasin Tengah ditangkap pada Jumat (10/1) pagi sekitar pukul 10.00
wita.Bukan itu saja, pelaku juga mengaku, berbisnis obat ilegal tanpa
izin itu baru satu bulan lamanya, karena uang hasil jaga parkir tidak
cukup untuk membiayai kehidupan ekonomi keluarganya.”Pelaku sudah kita
tetapkan sebagai tersangka, dan dia kita jerat
dengan UU Kesehatan dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun, saat ini
tersangka sudah ditahan di sel tahanan Polsekta Banjarmasin Tengah,”Kata
Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Tengah Iptu  Safwan
Rasidi,Sementara pelaku MZ mengatakan, dia membeli obat tersebut
dari toko obat yang ada di kawasan pasar Lima, dan satu boknya dia beli
seharga Rp 200 ribu dengan isi 10 keping.Untuk perbijinya dijual
kekonsumen seharga Rp 2500/biji, apabila
satu keping dijual seharga Rp 25000/keping, dan bisnis tersebut baru di
jalan selama satu bulan.”Bisnis ini sebagai sampingan
selain menjaga parkir, kalau sebagai penjaga parkir seharinya
penghasilan saya sebanyak Rp 20.000 dan menjual obat tersebut sehari
bisa dapat penghasilan sebanyak Rp 50.000 dan itu bisa untuk mencukupi
kebutuhan ekonomi keluarga,” tutur pria yang memiliki dua orang anak
itu.   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *