tiga pengedar uang palsu di bekuk

 
Humas Polresta Banjarmasin.Tiga pelaku pengedar uang palsu (upal)
diringkus anggota Polsekta Banjarmasin Timur saat membelanjakan uang
palsu di Diskotek Athena, Sabtu tanggal 15 Desember 2012 malam.

Ketiga pelaku tersebut adalah Fadillah
Rizani alias Dillah (22) warga Jln Handil Bhakti Komplek Persada Indah,
Batola, Hengky (20) mahasiswa keperawatan di salah satu akademi terkenal
di Banjarmasin warga Jln Nagara Gang Halapan RT 30 Desa Ampah,
Tamiyang Layang, dan Abdul Muin alias Muin (19) warga Jalan Batakan RT 1
Desa Kandangan Baru, Kabupaten Tanah.

Dari tangan para pelaku ditemukan barang
bukti upal pecahan Rp100 ribu sebanyak tujuh lembar, mesin printer,
satu buah gunting dan kertas HVS yang digunakan sebagai bahan untuk
membuat upal. Menurut keterangan Muin yang baru saja drop out dari
bangku kuliah keperawatan ini, ia terlibat lantaran diajak oleh Dilah.
Kebetulan tak ada uang, ia pun tak menolak ajakan Dilah Aksi ketiga
kawanan itu ketahuan saat mereka membelanjakan  upal tersebut untuk
membeli bir di diskotek.

Kanit Reskrim Iptu Nur Rochim membenarkan

telah mengamankan para pelaku. Ketiganya berhasil diringkus setelah
pihaknya mendapat informasi. “Aksi pelaku diketahui saat mereka
membelikan bir di diskotek. Waktu bayar pramusaji curiga lalu melaporkan
hal tersebut,” barang bukti dan tersangka di amankan di Polsekta
Banjarmasin timur untuk proses hukum lebih lanjut dan ketiga tsk akan
dikenai pasal 244 tentang pembuatan uang palsu, pasal 245 tentang
pengedaran uang palsu dengan ancaman 15 tahun penjara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.