Polresta Banjarmasin

Jl. Jend. A Yani Km. 3,5, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan


Tiga Pelaku Curanmor Dibekuk Polsekta Banjarmasin Timur

Unit Reserse
Kriminal Polsekta Banjarmasin Timur menangkap tiga orang yang diduga
sebagai pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) .Salah satu diantara tiga pelaku ternyata seorang pelajar kelas dua SMK
di  Banjarmasin.  Mereka di tangkap pada malam yang sama. Pelakunya
adalah NI alias Jack (21), warga Jln A Yani 4,5 Gang Permata,
dan RBP (15), warga Jln Manunggal I, Banjarmasin Timur, serta seorang
pelajar berinisial RM (16), warga Jln Sasana Santi, Komplek Bumi Bangun
Banua RT 10.
Kepala kepolisian Sektor Banjarmasin Timur, AKP Wildan Albert Sik
di Banjarmasin mengatakan,untuk ketiga pelaku tersebut pertama kali ditangkap
bernama RM (16) Jalan Bumi Bangun Banua Rt 10 Jalan Sasana Santi
Banjarmasin Selatan, di mencuri sepeda motor di kawasan Komplek
Manunggal 1 Banjarmasin Timur.Selanjutnya, NI(21) warga Jalan Ahmad Yani
Km 4,5 Gang Permata Banjarmasin Timur, dia ditangkap karena mencuri
sepeda motor Jenis Satria F di kawasan Sei Tabuk pada Senin (11/11)
malam sekitar pukul 21.00 wita.Pelaku ketiga, diketahui bernama RBP (15) warga Jalan Manunggal 1
Banjarmasin Timur, ditangkap di tempat kostnya pada Rabu (13/13) dini
hari sekitar pukul 1.30 wita, dan mencuri di kawasan Sungai Lulut
Komplek Karya Budi Banjarmasin.Saat ini ketiga pelaku tersebut sudah diamankan di Polsekta
Banjarmasin Timur dan langsung ditetapkan sebagai tersangka serta
dilakukan penahanan untuk proses hukum selanjutnya. Hasil penyidikan sementara, ketiga pelaku tersebut melakukan
pencurian kendaraan bermotor itu dengan menggunkan kunci T sehingga
kunci kontak rusak dan menyala.Kepala kepolisian Sektor Banjarmasin Timur, AKP Wildan Albert Sik mengatakan ketiga kan dikebnakan pasal 363 KUHP tentang pencurian
dengan pemberatan untuk ancaman hukuman diatas lima tahun penjara dan
saat ini proses hukum terus berlanjut,Kasus pencurian kendaraan bermotor jenis roda dua yang dilakukan
oleh ketiga pelaku dua diantaranya masih anak dibawah umur itu akan
terus dilakukan pengembang guna mengungkap jaringan penadah motor hasil
curian mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *