Tes Urine Dadakan Di Polsek Banjarmasin Timur, Wakapolresta Jadi Orang Pertama Dan Ini Hasilnya

BANJARMASIN-Polresta Banjarmasin kembali menggelar tes urine dadakan, kali ini yang menjadi sasaran Polsek Banjarmasin Timur.

Diketahui ada 34 personel yang dipilih secara acak mulai dari para pejabat utama, Perwira dan Brigadir di jajaran Polsek Banjarmasin Timur diperiksa satu persatu sampel urinenya oleh tim Si Dokkes Polresta Banjarmasin.

Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol. Rachmat Hendrawan, S.I.K., M.M. melalui Wakapolresta Banjarmasin, AKBP Sabana Atmojo, S.I.K., M.H. yang memimpin giat tersebut menyampaikan ini untuk mengantisipasi penyalahgunaan Narkotika di kalangan penegak hukum.

“Dari keseluruhan personel Polsek, kita pilih secara acak separuhnya untuk dites urine, ” terangnya.

Bukan itu saja, Wakapolresta Banjarmasin menjadi orang pertama yang diambil sampel urinenya dan disaksikan oleh personel Si Propam.

“Ini sebagai contoh dan kita hadirkan Provost untuk pengawasan serta transparansi dalam pemeriksaan itu, ” jelasnya.

“Tes urine di jajaran Polresta Banjarmasin adalah hal yang biasa dan sudah sering kita lakukan secara berkala dalam pelaksanaannya tentunya dadakan, ” lanjut Wakapolresta Banjarmasin.

Dari semua personel yang dites tidak ada satupun yang dinyatakan urinenya mengandung zat-zat terlarang.

“Alhamdulillah semuanya negatif, ” ungkap Wakapolresta Banjarmasin.

Lebih jauh, ia berharap dengan pengecekan ini tidak ada personel yang terlibat dalam peredaran dan penyalahgunaan Narkotika.

“Intinya, jangan sampai kita yang melakukan pengungkapan dan penangkapan kasus narkotika, malah kita sendiri melakukan penyalahgunaan narkotika,” tutup Wakapolresta Banjarmasin.

Sementara itu, Kapolsek Banjarmasin Timur, AKP Pujie Firmansyah mengucap syukur karena tidak ditemukan anggotanya yang terindikasi mengkonsumsi narkotika.

Ia menyebut memang telah sejak awal mewanti-wanti anggotanya untuk tidak berurusan dengan barang-barang tersebut.

Hal itu ujarnya selain melanggar hukum, juga dapat menggangu kinerja sehari-hari.

Bahkan hal tersebut secara khusus telah ia minta disampaikan di setiap apel di Mapolsek oleh perwira yang memimpin apel.

“Saya wanti-wanti terus. Karena jika ada yang terindikasi, tidak ada toleransi dan kami tak segan untuk memberi sanksi keras,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *