P_20160621_155245
Pada
hari selasa (21/06/2016), bertempat di ruang Sat Reskrim Polresta
Banjarmasin, Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Drs Wahyono, MH di
dampingi Kasat Reskrim dan Kasat lantas Polresta Banjarmasin di hadapan
rekan wartawan cetak dan elektronik melaksanakan prees release ungkap
kasus jaringan dokumen palsu yang beroperasi di kota Banjarmasin.
Kapolresta Banjarmasin mengatakan pihak Sat Reskrim Polresta Banjarmasin
berhasil meringkus dua orang pelaku yang masuk dalam jaringan pembuat
dokumen palsu di wilayah kota setempat.Kasus tersebut berhasil diungkap
berawal dari seorang pengendara yang terjaring razia lalu lintas dan
ternyata SIM yang digunakannya palsu, kemudian kami kembangkan, pemilik
SIM palsu itu diketahui atas nama Muhammad Iqra Firdaus, dari keterangan
dia polisi mendapat petunjuk dan pada 20 Mei 2016 sekitar pukul 23.30
Wita, polisi menangkap pelaku pemalsu dokumen SIM tersebut sedangkan
untuk pelaku pertama yang berhasil diringkus itu diketahui bernama Nor
Ifansyah alias Ifan warga Banjarmasin.
P_20160621_155238
Kapolresta Banjarmasin terus mengatakan, tidak sampai disitu, Ifan
kemudian diinterograsi dan mengakui kalau dirinya hanya sebagai pencari
konsumen dan sebagai pencetak serta pembuat dokumen palsu adalah
temannya.Dari keterangan Ifan, polisi langsung melakukan penangkapan
terhadap Devilianor alias Gabau dan dia ditangkap pada 21 Mei 2016
sekitar pukul 14.00 Wita.Gabau diringkus di rumahnya di mana di dalam
rumah tersebut polisi menemukan barang bukti di antaranya seperangkat
komputer, printer scan, alat pengering, stempel dan alas, tali putih dan
merah (membuat segel dan sertifikat tanah), satu rim kertas
foto.Selanjutnya, satu bundel plastik laminating, blangko SIUP, Blangko
KK, palu, carter, lem, tehel (alas pemotong), penggaris, SIM 39 Lembar
siap cetak, pajak 98 lembar untuk diambil hologram, BPKB siap cetak,
satu bundel KTP siap cetak.Bukan itu saja, ada juga STNK sepeda motor 99
lembar, STNK roda empat 73 lembar, sertifikat tanah, kartu keluarga,
buku nikah dan ijasah semua asli tapi palsu.Selain itu pihaknya, juga
berhasil mengamankan satu unit mobil Hilux dan satu unit mobil Mirage
karena menggunakan STNK palsu.

P_20160621_155311
Kapolresta Banjarmasin mengatakan, modus operandi pelaku dengan cara
menempelkan hologram asli pajak ke pajak palsu.Kertas STNK dan pajak
digesek dengan cairan bayclin, mengumpulkan STNK dan surat pajak yang
sudah mati.Dikatakannya, dari pelaku Devilianor, pihak Polresta berhasil
menangkap pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) bernama
Darmili alias Mili, Pelaku Curanmor ini sudah lama menjadi target
operasi dan dari hasil interograsi dia telah melakukan Curanmor di enam
tempat kejadian semuanya di wilayah Banjarmasin, selain itu Kapolresta
Banjarmasinmengimbau kepada masyarakat yang merasa kurang yakin dengan
STNK nya bisa langsung ke kantor Samsat untuk mencek ke absahannya,
sedang untuk SIM silahkan ke Satlantas Polresta Banjarmasin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *