Resmi Terapkan PPKM Level IV, Polresta Banjarmasin Sosialisasi Surat Edaran Walikota

BANJARMASIN-Jelang penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level IV di Kota Banjarmasin.

Polresta Banjarmasin menyambangi beberapa tempat kegiatan masyarakat guna mensosialisasikan Surat Edaran (SE) Walikota Banjarmasin nomor : 440/02-P2P/Dinkes tentang penetapan PPKM level IV Di kota Banjarmasin dan Pengetatan Di Beberapa Sektor.

Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol. Rachmat Hendrawan, S.I.K., M.M. melalui Kabag Ops Kompol Irwan Kurniadi, S.I.K. menyampaikan bahwa pihak turut membantu pemerintah Kota Banjarmasin untuk menyampaikan surat edaran tersebut kepada masyarakat.

“Kita sampaikan supaya masyarakat di kota ini mengetahui pemberlakukan PPKM level IV dan kami berharap masyarakat dapat mendukung pelaksanaan itu guna menekan penyebaran virus Covid-19, ” imbuhnya di Banjarmasin, Minggu (25/07/2021).

Berikut isi dari surat edaran tersebut :

1. Penerapan PPKM level IV di Kota Banjarmasin dimulai sejak 26 Juli 2021 sampai dengan 8 Agustus 2021. Dan akan dilakukan evaluasi pada Sabtu, 8 Agustus 2021 mendatang.

2. Untuk sektor instansi non esensial, 50 persen WFO 50% (50% WFH) dengan prokes ketat.

3. Untuk sektor instansi esensial 75 % WFO (25% WFH) dengan Prokes ketat.

4. Untuk sektor instansi kritikal 100% WFO (0%WFH) dengan prokes ketat.

5. Untuk supermarket (termasuk yang ada di Mall)/toko kelontong/pasar tradisional buka 50% kapasitas sd jam 20.00 Wita dengan Prokes Ketat.

6. Untuk Pusat Perbelanjaan Mall di TUTUP sementara, kecuali tempat yang menjual kebutuhan sehari-hari dan obat-obatan.

7. Tempat hiburan malam (Bar, karaoke, bioskop, Pub, bilyard dan tempat hiburan lainnya) 100% TUTUP.

8. Konstruksi hanya untuk PSN (Pembangunan Sarana Negara) dan infrapublik

9. Untuk restoran/rumah makan/warung makan/cafe hanya untuk take away (dibungkus/ bawa pulang).

10. Sekolah online/daring.

11. Pelaksanaan ibadah berjamaah hanya 25% dari kapasitas tempat ibadah dengan Protokol Kesehatan KETAT dan dipantau oleh pengurus tempat ibadah.

12. Fasilitas umum DITUTUP.

13. Kegiatan sosial/budaya/olah raga dan keagamaan (majelis ta’lim) DILIBURKAN SEMENTARA.

14. Resepsi Pernikahan DILARANG.

15. Transportasi Umum kapasitas paling banyak 70%.

16. Pelaku perjalanan dipersyaratkan kartu vaksin, PCR untuk Pesawat dan Ravid tes antigen untuk yang lainnya.

17. Hal-hal lain yang belum diatur dalam Surat Edaran ini mengikuti ketentuan dari Pemerintah Pusat.

18. Kepada Kasat Pol PP dan Instansi terkait untuk melakukan Pemantauan Pelaksanaan Disiplin Protokol Kesehatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *