Press Realse Penangkapan Perampok emas Arafah

 
Di Pimpin Langsung Kapolda Kalimantan Selatan Brigjen Pol Drs.
MAHFUD ARIFIN, SH di dampingi Para Pejabat utama Polda Kalsel dan
Kapolresta Banjarmsin Kombes Pol Suharyono Sik SH,beserta para pejabat
utama Polresta Banjarmasin bertempat di aula Rupatama Polresta
Banjarmasin dilaksanakan Prees Realse Penangkapan Perampokan toko emas
Arafah yang terjadi pada tanggal 28 juni 2014.
 
lima
pelaku perampokan berhasil ditangkap dan 2 perampokan lagi masih dalam
pengejaran pihak kepolisian dari total 7 pelaku perampokan yang terlibat
dalam perampokan tersebut.Kapolda Kalimantan Selatan Brigjen Pol Drs. MAHFUD ARIFIN, SH Aksi mereka merampok toko emas tersebut dengan menembak lima orang
warga, dua diantaranya tewas dan tiga orang ketika itu dalam keadaan
kritis dan dilarikan ke rumah sakit.Dalam pengembangan kasus tersebut, polisi bergerak cepat hingga
berhasil menangkap para pelaku dalam waktu sepuluh hari, yakni dari
kejadiannya pada 28 Juni lalu. Dari petunjuk dua pelaku yang terlebih dahulu ditangkap, yakni Arif
Gunawan dan Andrei alias Ferry, polisi berhasil melacak pelaku lainnya,
yaitu, tiga orang yang ditangkap di Pulau Jawa,tiga pelaku yang
ditangkapnya di pulau jawa, satu pelaku di Surabaya bernama Nur Samsul
Warga Madura dan dua pelaku di Jakarta bernama Sadewa alias Luci warga
Lampung, dan Hartono alias Raihan warga Padang.Bersama para pelaku juga didapatkan juga barang bukti, yakni, emas hasil
rampokan beratanya sekitar 4 Kg, lima pucuk senjata api jenis pistol
(empat diantanya asli buatan pabrik, satu senjata rakitan), tiga sepeda
motor, dan dua mobil.aksi para pelaku
perampokan bersenjata ini sangat tersusun rapi dan beraksi cukup sadis,
bahkan memiliki modal besar, sebab mereka dapat membeli empat pistol
asli pabrikan itu, bahkan untuk kendaraan mereka juga mendapatkannya
dengan membeli.,terang Kapolda Kalimantan Selatan Brigjen Pol Drs. MAHFUD ARIFIN, SH,”Bahkan menurut pengakuan mereka, satu minggu sebelum merampok, mereka
sudah menetap di sini untuk mempelajari target tempat yang akan
dirampok,” paparnya.Setelah melakukan aksi perampokan, mereka melarikan diri berpencar,
sebagian besar melarikan diri menuju Palangkaraya, Kalteng, lalu ke
Pangkalambun, dan menuju Kalimantan Barat (Kalbar) untuk menyeberang
lewat kapal laut ke pulau Jawa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *