Prees Release Ungkap Kasus Tindak Pidana Perdagangan Manusia dan Perlindungan Anak di Kota Banjarmasin

Polresta Banjarmasin : Bertempat di Ruang Sat Reskrim Polresta Banjarmasin Kamis tanggal 27 September 2017 Pukul 15.30 Wita di Pimpin langsung Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol. Anjar Wicaksa S, SIK, MAp, di Dampingi Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin AKP Ade Papa Rihi, SIk dan Kasubbag Humas Polresta Banjarmasin IPTU Moch. Irkamni dan Di hadiri rekan Wartawan Baik Cetak maupun Elektronik di Laksanakan Prees release Ungkap Kasus Tindak Pidana Perdagangan Manusia dan Perlindungan Anak Di Kota Banjarmasin.
Dalam Prees Release tersebut kapolresta Banjarmasin mengatakan bahwa pihak nya berhasil mengamankan 3 ( tiga ) tersangka dalam tindak pidana tersebut,3 (Tiga) pelaku yang terkait dalam kasus ini dibekuk aparat kepolisian, Rabu (20/9/2017) malam lalu. Ketiganya yakni seorang remaja perempuan berinisial M (16), warga Banjarbaru serta dua laki-laki berinisial Z (17) serta A (22), warga Kota Banjarmasin.Sedangkan korban sendiri adalah SA (14), seorang remaja perempuan yang berstatus masih pelajar kelas 3 SMP di Banjarmasin.
Kapolresta Banjarmasin mengatakan Rangkaian kisah berujung Human Trafficking ini berawal dari laporan Orang Tua Korban kepada Pihak Polresta Banjarmasin bahwa Anak nya sudah tidak pulang beberapa hari, setelah itu Anggota Reskrim Polresta Banjarmasin melakukan penyelidikan dan berhasil mendapatkan Korban di sebuat Guest House yang ada di Kota Banjarmasin, dari keterangan Korban ini lah pihak Sat Reskrim Polresta Banjarmasin berhasil mengamankan ke 3 ( tiga ) pelaku.
Lanjut Kapolresta Bajarmasin Dari Keterangan pelaku M dia berkenalan dengan Korban beberapa bulan lalu, sekitar seminggu lalu pelaku M ada di hubungi seorang lelaki yang ingin di carikan teman kencan, ajakan itu di sampaikan Pelaku M kepada Korban dan di Iyakan oleh Korban, saat waktu yang telah di tentukan, Pelaku M meminta seorang Ojek untuk menjemput Korban di sekolah nya untuk di Jemput dan di Bawa ke Hotel untuk melayani ajakan kencan oleh lelaki yang menghubungi pelaku, dan dari Kencan tersebut Pelaku di beri Imbalan sebesar satu juta sembilan ratus ribu rupiah yang mana sebanyak sembilan ratus ribu rupiah nya di kasih kepada Korban dan Sisa nya di Ambil sendiri Oleh Pelaku.
Lanjut Kapolresta Banjarmasin Sedangkan untuk pelaku Z untuk perannya dalam kasus Tersebut adalah saat Korban minta Jemput kepada pelaku Z di sebuah Hotel di Banjarmasin, Keterangan Pelaku Z bahwa Korban setelah di jemput dari Hotel Tersebut meminta untuk tinggal di rumah pelaku, tetapi pelaku tolak karena takut di marahi oleh Orang tua Pelaku karena membawa anak gadis orang ke rumah nya, karena Korban tidak mau di pulang kerumah nya sendiri akhirnya Pelaku Z menyarankan Korban untuk menyewa Guest House untuk tinggal, Setelah menyewa Guest House Tersebut ternyata Pelaku dan Korban juga melaku hubungan Intim di Kamar Guest House Tersebut.
Setelah Uang Menipis Korban kembali Bingung dan menghungi temannya yaitu Pelaku A, setelah menceritakan bahwa uang nya hampir habis dan takut pulang ke rumah ternyata oleh pelaku A,  korban di sarankan untuk menjual dirinya lewat satu aplikasi yang ada di HP nya, ternyata Bantuan Pelaku A kepada Korban tidak Gratis, Tiap Korban mendapatkan Pelanggan dari Hasil Kencan yang di Fasilitasi Oleh Pelaku lewat HP nya, Pelaku meminta Uang Kepada Korban sebagai Upah nya.
Untuk Proses Hukum Lebih lanjut Pelaku M dan A di Kenakan pasal Perdagangan manusia dan Perlindungan Anak sedangkan Pelaku Z di kenakan Pasal Perlindungan anak dan ke 3 ( tiga ) pelaku di tahan Rutan Polretsa Banjarmasin untuk mempertanggung Jawabkan Perbuatan nya ” Pungkas kapolresta Banjarmasin.(RS/EHG/Dok.MDA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *