Polsekta
Banjarmasin Barat sedang menangani kasus hipnotes dengan korbannya M
Yusuf (38) Warga Jalan Mantuil Gang Asparagus Rt 24 NO 02 Kelurahan
Kelayan Selatan dengan kerugian Rp 8 juta.
salah satu pelaku BS (48),berhasil ditangkap oleh
korbannya sendiri di sekitar kawasan Jln Japri Zam Zam, Rabu (17/9)
sekitar pukul 19.00 Wita. Warga Jln Muara Kelayan RT 9 Banjarmasin
Selatan itu tertangkap lantaran mencoba menghalang-halangi korban yang
berusaha mengejar rekan pelaku bernama Isur. Kejadiannya Rabu
(17/9), korban mengaku terkena hipnotis oleh dua orang di Jalan Belda
Gang Bina Karya depan Langgar Kelurahan Belitung.Dari
pengakuan korban lkepada pihak penyidik kepolisian ia terperdaya oleh
kedua pelaku
karena dibilangi ada ciri di tubuhnya akan mati dibunuh. Korban yang
terhipnotis kata-kata dua pelaku itu mau saja dimintai uang, untuk
menghilangkan ciri petaka tersebut sebagai mahar untuk gelar
selamatan,tanpa pikir panjang, korban mengaku mau saja menyerahkan uang 

yang dibawanya saat itu sebesar Rp 8 juta,Dengan
linglung, korban mengaku disuruh membeli satu peci dan tujuh jarum,
yang disebutkan sebagai syarat melangsungkan upacara menghilangkan ciri
petaka di tubuhnya karena ada ciri mati dibunuh. Korban mengaku
mengikuti saja, lalu pergi hendak kepasar, hingga di pertengahan jalan,
dia baru sadar akan ditipu dan terhipnotes kedua pelaku. Dengan cepat
putar balik ke TKP, ternyata dua orang tadi sudah tak ada ditempat
lagi,Korban pun dengan cepat memberi tahu polisi,
dengan dibantu teman-teman korban, akhirnya salah satu pelaku tertangkap
di Jalan Zapri Zamzam.dalam keterangan nya kepada penyidik kepolisian
Pelaku
yang tertangkap BS ini mengaku, sudah dua
kali melakukan “gendam” istilah hipnotis bahasa Banjar, dengan kasusnya
yang tertangkap ini.  Menurutnya satu kalinya dulu di wilayah
Batu Licin saat Bulan Ramadhan dan dapat memperdaya orang dengan
mendapat duitnya Rp 600 ribu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *