Polresta Banjarmasin : Merasa Rugi Dengan Keberadaan Taxi Online, Ratusan Sopir Gelar Unjuk Rasa Damai

Polresta Banjarmasin – Ratusan Sopir yang tergabung dalam Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) Kalimantan Selatan gelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (2/10/2017) sekitar jam 09.20 Wita.

Aksi unjuk rasa itu di koordinatori oleh saudara Asqulani dengan melibatkan dari kelompok sopir angkutan Bus, Minibus, mobil taksi L300, mobil sedan Taksi, mobil angkot Kuning Putih Banjarmasin dan mobil angkot Gambut Kabupaten Banjar.

Kedatangan para aksi unjuk rasa disambut langsung oleh Sekda Prov. Kalsel bapak Abdul Haris Makie, Ketua DPRD Prov. Kalsel bapak H. Burhanuddin, Dir Lantas Polda Kalsel Kombes Pol E. Zulfan, Ketua Komisi III DPRD Prov. Kalsel bapak H. Supian HK, Kadishub Prov. Kalsel bapak Rusdiansyah.

Dari data yang didapat redaksi, tuntutan para aksi unjuk rasa hari itu diantaranya Menolak keberadaan taksi online diwilayah Kalsel, Meminta Gubernur Kalsel untuk menutup aplikasi, Meminta melakukan penertiban terhadap taksi liar / plat hitam, dan yang terakhir Meminta agar permasalahan mendapat tindak lanjut oleh Pemerintah, bukan sekedar ditampung.

Dalam waktu yang bersamaan Kapolresta Banjarmasin Komisaris Besar Polisi Anjar Wicaksana, S., S.I.K., M.A.P melalui Kabag Ops Polresta Banjarmasin Kompol Eko Tjahyo Untoro., S.H., S.I.K., M.H menerangkan, mengenai pengamanan yang dilakukan Kepolisian, pihaknya menurunkan sebanyak 363 personel dari jajaran Polresta Banjarmasin, 1 Pleton personel Dit Shabara Polda Kalsel, dan 1 Pleton Satuan Brimobda Kalsel, ungkapnya.

Kabag Ops Polresta Banjarmasin menambahkan, aksi unjuk rasa berakhir sekitar jam 12.45 Wita dan selama berjalannya aksi tersebut di Kantor DPRD Prov. Kalsel dalam keadaan aman dan lancar. (ehg/rs/dok.mda&mr)

“Humas Polresta Banjarmasin”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *