Polresta Banjarmasin. Sempat terjadi kesalahpahaman seusai pertandingan bola Liga Gojek dan Traveloka 2017 di Stadion 17 Mei, Rabu (23/8/2017) terkait adanya insiden pemukulan terhadap sejumlah penonton yang diduga dilakukan oleh petugas Kepolisian.

Dengan adanya kejadian tersebut kedua belah pihak sepakat melakukan pertemuan dalam rangka silaturahmi antara pihak Polresta Banjarmasin dan para Supoter Bartman, kegiatan berlangsung di Ruang Aula Reskrim Polresta Banjarmasin, Jum’at (25/6/2017) sekitar jam 15.55 Wita.

Kegiatan dihadiri langsung oleh Kasat Intelkam Polresta Banjarmasin Kompol Zainuri, Waka Reskrim Polresta Banjarmasin AKP. Sonny F.LG, Pihak Manajemen Panitia Barito Putera saudara Surya Surya, Ketua Umum Bartman saudara Norman, 2 orang Korban Pemukulan atas nama Merdekawan dan Hendriansyah beserta 7 orang Anggota Bartman.

Kasat Intel Polresta Banjarmasin menerangkan, dalam pertemuan itu masing – masing peserta yang hadir mencurahkan isi hatinya”

Beberapa curahan hati yang terhimpun dalam kegiatan tersebut diantaranya manajemen panitia Barito Putera dari saudara Surya “pihaknya sangat menyayangkan adanya kejadian pemukulan tersebut dan meminta kepada pihak keamanan khususnya jajaran Polda Kalsel agar tidak terulang kembali kejadian tersebut karena pihak manajemen juga sangat membutuhkan kehadirian suporter untuk dapat terus mendukung tim PS. Barito Putera serta membutuhkan pihak Kepolisian untuk mengamankan setiap berlangsungnya pertandingan PS. Barito Putera”, “Pihak korban ( Merdekawan dan Hendriansyah ) terkait pertanggung jawaban dari Pihak Kepolisian dengan adanya kejadian pemukulan tersebut, pihak Korban “SEPAKAT” tidak menuntut apabila ada etikat baik dari Pihak Kepolisian”.

Sementara tanggapan dari  Ketua Bartman saudara Norman “ingin mengetahui bagaimana kejelasan yang sebenarnya tentang SOP dalam hal pengamanan Sepak Bola dari Pihak Kepolisian, agar kedepannya menjadi lebih baik’.

Setelah mendengar beberapa curahan dan tanggapan dari para peserta yang hadir, Kasat Intelkan Polresta Banjarmasin dan Wakasat Reskrim Polresta Banjarmasin selaku perwakilan dari Polresta Banjarmasin menanggapinya dengan permohonan maaf kepada korban pemukulan oleh oknum Polri dan akan melakukan evaluasi serta memberikan arahan kepada seluruh personil yang melaksanakan pengamanan Bola agar lebih persuasif.

Selanjutnya sekitar jam 16.45 Wita dilakukan penandatangan pencabutan berkas laporan oleh kedua korban dan diakhiri dengan foto bersama. Selama kegiatan berlangsung situasi dan kondisi berjalan dengan tertib dan lancar.

penulis : rial

editor   : wawan

Publish : wawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *