Dua anggota Polresta Banjarmasin, direkomendasikan dipecat dengan tidak hormat pada pergelaran sidang Komisi Kode Etik Profesi (KKEP) Polri di ruang Rupatama Polresta Banjarmasin, Rabu (9/11/2017) sekitar jam. 10.00 WITA.

Kapolresta Banjarmasin Komisaris Besar Polisi Anjar Wicaksana S., S.I.K., M.A.P melalui Kasi Propam IPTU S. Fahri, SE menerangkan, Dalam sidang KKEP itu, dipimpin langsung oleh Waka Polres ta Banjarmasin, Ajun Komisaris Besar Polisi Guntur Herditrianto, S.I.K, selaku ketua komisi dan didampingi wakil ketua, KOMPOL Carto HM, dan anggota komisi, KOMPOL Hasalan Sirait.

 

“Di dalam sidang tersebut, yang bertindak sebagai penuntut, Kasi Propam IPTU S. Fahri, SE. Serta diikuti sekitar 20 orang personel jajaran Polresta Banjarmasin sebagai peserta sidang” katanya.

IPTU S. Fahri, SE menambahkan, anggota yang disidangkan antara lain;

1. BRIPKA Edy Santoso melanggar Pasal 12 Ayat (1) huruf (A) pp nomor 1 tahun 2003 jo pasal 7 ayat (1) huruf (B) perkap nomor 13 tahun 2011,

2. BRIGADIR Shofia Rahman Pasal 14 ayat 1 huruf (a) PPRI nomor 1 tahun 2003.

“Putusan sidang KKEP pada hari itu terhadap para terduga pelanggar direkomendasikan akan diberhentikan secara tidak dengan hormat” ungkapnya. (ehg/rs/dok.gt.e)

“Humas Polresta Banjarmasin”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *