Personel Polresta Banjarmasin Gelar Pengamanan Aksi Damai DPD Pemuda Islam Provinsi Kalimantan Selatan

Satuan Polresta Banjarmasin, Kamis (27/07/2017) di bawah kepemimpinan Komisaris Besar Polisi Anjar Wicaksana S., S.I.K., M.A.P. telah mengamankan aksi damai dalam rangka menanyakan
perkembangan proses kasus – kasus dugaan Korupsi di Kalimantan Selatan.
Aksi
damai di lakukan oleh DPD Pemuda Islam Prov. Kalsel dengan koordinator lapangan
bapak H. M. Hasan dan sebelum memulai aksinya para massa berkumpul di halaman
eks Kantor PU Prov. Kalsel jalan D.I. Panjaitan Banjarmasin sambil membawa
bendera aksi dan soundsystem dengan agenda sasaran Kantor Kejati Kalsel jalan
Lambung Mangkurat Kecamatan Banjarmasin Tengah Kota Banjarmasin, Universitas
Lambung Mangkurat jalan Brigjend. H. Hasan Basri Kecamatan Banjarmasin Utara
dan Kantor DPRD Kota Banjarmasin jalan Lambung Mangkurat Kecamatan Banjarmasin
Tengah.
Sekitar
jam 10.15 wita para massa tiba di kantor Kejati Kalsel yang di terima langsung
oleh perwakilan dari Kejati Kalsel Kasi Penkum bapak Mahkpujat, SH, Satgasus
Pidsus bapak M. Irwan, SH dan Kasi intel Kejari Bjm bapak Achmad Jusriadi,
dalam aksinya massa menuntut dan menyakan menanyakan Perkembangan proses kasus
perjalanan Dinas Fiktif anggota DPRD Prov Kalsel periode 2014 – 2019, Meminta
kepada Kepala Kejati Kalsel menyikapi permasalahan dugaan Penyimpangan di Dinas
Pendidikan Prov Kalsel terkait proyek pembangunan sejak tahun 2015 proses
lelang yang dijadikan penunjukan langsung, Meminta agar menyelidiki proyek ESDM
Pertambangan Kalsel yang di duga bermasalah, Dugaan Mark up dana Proyek Taman
Halaman kantor Gubernur di Banjarbaru senilai 7 M, Proyek Dinas Sosial tentang
penyaluran sembako kepada rakyat kecil yang bermasalah Kalsel, Proyek jembatan
jalan Sulawesi di duga bermasalah, Proyek jembatan kembar kayutangi diduga
bermasalah, menanyakan perkembangan kasus penyelewengan dana pada proyek unlam
PGSD – PAUD dan Politekhnik.
Menyikapi
dari beberapa tuntutan massa dalam aksinya pihak Kejati melalui Kasi Penkum
bapak Mahkpujat, SH memberikan tanggapan untuk masalah perjalanan dinas sampai
saat ini kami masih bekerja semoga dalam waktu dekat bisa membuahkan hasil yang
diharapkan dan terkait permasalahan yang disampaikan kepada kami akan kami
pelajari terlebih dulu untuk bertindak.
Mendengar
dari tanggapan tersebut bapak H. M. Hasan selaku koordinator lapangan
mengucapkan apresisi bagi pihak Kejati Kalsel serta memanjatkan doa agar tugas
yang die man menjadi amanah bagi Negara dan Masyarakat, selanjutnya massa
meninggalkan kantor Kejati Kalsel dan menuju Universitas Lambung Mangkurat
jalan Brigjend. H. Hasan Basri Kecamatan Banjarmasin Utara untuk menyerahkan
beberapa berkas dugaan korupsi yang melanda di tubuh Universitanya tersebut.

Setibanya
di Universitas Lambung Mangkurat sekitar jam 10.55 wita para massa yang di
koordinatori oleh bapak H. M. Hasan berkumpul di pintu gerbang untuk menunggu
pihak dari universitas.
Tidak
selang lama kemudian pihak dari universitas melalui bapak DR. Ir. Abrani
Sulaiman, MSc selaku oleh Wakil Rektor 3 Universitas Lambung Mangkurat menerima
kedatangan para massa, selanjutnya bapak H. M. Hasan selaku koordinator
lapangan menyerahkan berkas berupa tembusan Laporan terjadinya indikasi korupsi
dalam bentuk laporan tertulis.
Setelah
menerima berkas dari DPD Pemuda Islam Prov. Kalsel bapak DR. Ir. Abrani
Sulaiman, MSc selaku oleh Wakil Rektor 3 Universitas Lambung Mangkurat dan
memberikan tanggapan bahwa laporan tadi akan disampaikan ke pihak Rektor
Universitas Lambung Mangkurat yaitu Frof. Sutardi untuk nantinya dipelajari dan
ditindak lanjuti. 
Massa
DPD Pemuda Islam Prov. Kalsel kembali melakukan aksinya setelah berkas diterima
dari pihak universitas, sekitar jam 11.30 wita tiba di kantor DPRD kota
Banjarmasin massa memulai aksinya dan menyampaikan aspirasinya, para massa
langsung diterima oleh Wakil Walikota Banjarmasin bapak Hermansyah dan Ketua
DPRD Kota Banjarmasin H. iwan Rusmali.

Tuntutan
aksi di sampaikan oleh bapak H. M. Hasan selaku koordinator lapangan DPD Pemuda
Islam Prov. Kalsel yang terdiri dari adanya masalah bangunan di atas bantaran
sungai mainan anak-anak di mitra plaza, Parkir di seberang Metro City
Sudimampir yang tidak tersentuh dan Masih adanya pelanggaran jam operasional
THM di wilayah kota Banjarmasin.
Mengenai
beberapa permasalahan yang di sampaikan oleh massa, Ketua DPRD Kota Banjarmasin
memberikan tanggapan yang diantaranya Aspirasi masyarakat sangat perlu bagi
kami dan kami siap menerimanya dan Masalah bantaran sungai tersebut akan kami
bicarakan bersama.
Terkait
tanggapan dari Wakil Walikota Banjarmasin untuk masalah pergantian biaya
pembongkaran rumah warga di bantaran sungai yang belum di ganti agar segera di
data dan serahkan datanya ke pemko, Masalah asset – aset pemko dan bangunan yang
berada di bantaran sungai bulan depan akan kami bentuk tim untuk meinftalisir
perijinan dan surat-surat nya dan akan nenyelasaikan permasalahan tersebut. serta
masalah jam operasional THM (Tempat Hiburan Malam) tolong di foto dan di data
apabila ada THM yang melanggar Perda supaya kami ada bukti dasar untuk menindak
lanjutinya.
Setelah mendengarkan
dari beberapa tanggapan massa DPD Pemuda Islam Prov Kalsel membubarkan diri
dengan tertib dan kembali ke titik kumpul yang berada di
halaman eks Kantor PU Prov. Kalsel jalan D.I. Panjaitan Banjarmasin, berkata
Kapolsek Banjarmasin Tengah Kompol Wahyu Hidayat., S.I.K.
Kabag
Ops Polresta Banjarmasin Kompol Eko Tjahyo Untoro., S.H., S.I.K melalui
Kapolsek Banjarmasin Tengah menambahkan selama kegiatan aksi unjuk rasa dari DPD Pemuda Islam
Prov Kalsel berjalan dengan kondusif dan massa setelah tiba di titik kumpul
membubarkan diri secara tertib.
penulis : rial
editor  : wawan
publish : wawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *