Pada hari rabu tanggal 1 bulan oktober 2014 bertempat di halaman Mapolresta Banjarmasin dilaksanakan press release operasi
jaran bungas 2014 yang di pimpin langsung oleh Waka Polresta
Banjarmasin AKBP Dwi Ariwibowo SIK dan di dampingi oleh Kasat Reskrim
Polresta Banjarmasin Kompol Afner jowono Sik MH.Dalam giat operasi
tersebut yang berlangsung mulai tanggal 21 sampai 30 Septenber 2014
pihak Polresta Banjarmasin yang dalam hal ini sebagai fungsi yang di
kedepankan dalam pelaksanaan operasi adalah Pihak Satuan Reskrim
berhasil menangkap tujuh pencuri kendaraan bermotor dan 14 barang bukti sepeda motor hasil curian dan dua unit
mobil dalam kelompok terpisah.Waka Polresta Banjarmasin mengatakan Keberhasilan menagkap tujuh pelaku ranmor dan mengamankan lebih
dari sepuluh barang bukti itu, menurut dia, tidak terlepas dari kerja
sama yang baik semua jajaran kepolisian di Polresta Banjarmasin hingga
ke bawah.Selain itu, yang tak kalah pentingnya kerja sama masyarakat yang
mau melapor kepada kepolisian,Waka Polresta Banjarmasin menyebutkan, Polsek Banjarmasin Selatan, Polsek Banjarmasin
Tengah, dan Sat Polair masing-masing berhasil menangkap dua pelaku
curanmor, dan satu pelaku berhasil ditangkap jajaran Polsek Banjarmasin
Barat.pelaku curanmor tersebut melaksanakan aksinya
dengan berbekal kunci T (kunci rakitan yang digunakan untuk membobol
secara paksa kunci kontak kendaraan).Waka Polresta Banjarmasin menambahkan, tidak hanya jenis sepeda motor yang dicuri
menggunakan kunci T itu, melainkan juga menyasar mobil. “Sebab mobil
Avanza itu, pencurinya juga menggunakan kunci T, tapi jenisnya lain
dengan kunci T yang digunakan mencuri motor,mobil Avanza diduga dicuri dari Jakarta, di bawa
ke Kalsel kemudian disewakan di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu).
“Kita dapatkan mobil dengan STNK yang juga dipalsukan itu di wilayah
Tanbu hasil dari pengembangan kasus, pelakunya masih dikejar,” kata Waka Polresta Banjarmasin,Polresta Banjarmasin akan terus mengembangkan kasus pencurian
mobil dan juga sepeda motor tersebut, hingga keresahan masyarakat di
wilayah “Kota Seribu Sungai” Banjarmasin ini dapat ditangani secara
tuntas.Tapi kita harapkan juga, masyarakat harus pula waspada dan
benar-benar menjaga benda berharganya seperti motor dan mobil, sebab
seringkali kehilangan itu karena kelalaian, dengan memarkir sembarangan
atau meninggalkan dengan masih terpasang kunci kontaknya,” pungkas Waka Polresta Banjarmasin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *