Lat Pra Ops Patuh Intan 2015

 
Bertempat
di Aula Rupatama Polresta Banjarmasin pada hari selasa tanggal 26 Mei
2015 pukul 11.00 wita di pimpin langsung Kapolresta Banjarmasin Dalam
rangka mempersiapkan
dan meningkatkan kemampuan, keterampilan setiap anggota atau satuan
operasional yang terlibat dalam Operasi Kepolisian Terpusat “Patuh
Intan-2015” di wilayah hukum Polresta Banjarmasin, dilaksanakan kegiatan

Latihan Pra Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi “Patuh
Intan-2015”.Kegiatan Lat Pra Ops tersebut, dibuka oleh Kapolresta
Banjarmasin Kombes Pol Drs Wahyono, MH selaku Ka Ops Resta. Dalam
sambutannya beliau
menyampaikan, bahwa dalam pelaksanaan Operasi Patuh agar betul-betul
dilaksanakan sesuai fungsi dan peran masing-masing Satgas. Lebih lanjut
Kapolresta menyampaikan, agar setiap kegiatan dilaksanakan secara
bersinergi antar Satuan Fungsi sehingga hasilnya akan lebih optimal dan
terukur. Yang perlu digarisbawahi adalah hasil dari Operasi Patuh
Intan-2015 Polresta Banjarmasin, yakni terwujudnya situasi Kamseltibcar
Lantas
yang kondusif serta meningkatnya kesadaran masyarakat dalam
berlalulintas sehingga angka Laka Lantas dan pelanggaran menurun, dan
diharapkan masyarakat dapat menjadi pelopor keselamatan dan ketertiban
dalam berlalulintas di jalan.Berikutnya adalah paparan yang disampaikan
oleh Kabag Ops Polresta Banjarmasin
Kompol Raymond M Masengi Sik, MH Selaku Ka Rendal Ops pada Operasi
Patuh Intan-2015. Beliau menyampaikan, bahwa Operasi Patuh dilaksanakan
serentak secara terpusat selama 14 hari. Pelaksanaan Operasi dilakukan
secara Preemtif 25% yakni pembinaan terhadap masyarakat dengan Dikmas
Lantas, Preventif 25% yakni pencegahan atau pola tindak terhadap
pelanggar lalu lintas dengan menggunakan surat teguran dan Represif 50%
yakni pola penegakan hukum terhadap pelanggar lalu lintas dengan
menggunakan Tilang dan penegakan hukum Laka Lantas dengan penyelidikan
dan penyidikan perkara.Tujuan dilaksanakannya Operasi Patuh Intan-2015
adalah terwujudnya
Kamseltibcar Lantas, menurunkan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu
lintas, serta meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalulintas.
Adapun Sasaran Operasi adalah para pengguna jalan, sedangkan Target
Operasi (TO) atau sasaran yang dipertajam, yakni pedagang K5 yang masih
menggunakan bahu jalan, tukang ojek yang belum tertib berlalulintas,
Ranmor yang tidak laik pakai / tidak menggunakan kelengkapan Ranmor,
jalan umum rawan pelanggaran dan Laka Lantas, parkir liar dan kegiatan
kebut-kebutan di jalan.Dalam paparannya Kabag Ops selaku Karendal Ops
juga menjelaskan tugas
masing-masing pejabat Operasi Patuh Intan-2015, sehingga diharapkan
kegiatan Operasi Patuh Intan-2015 dapat berjalan dengan tertib dan
lancar, begitupun sistem pelaporannya dapat dilaksanakan dengan tertib
dan tepat waktu secara berjenjang ke Kesatuan Atas, yakni Polda Kalsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *