Konperensi Pers kapolda Kalsel Ungkap kasus penyeludupan 5,3 KG Sabu-sabu di Polresta Banjarmasin

Polretsa Banjarmasin : Tangkapan besar narkoba kembali ‘ditorehkan’ pihak kepolisian di Banua. Itu setelah jajaran Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Kalsel bersama Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Banjarmasin, berhasil mengamankan sebanyak 5,3 Kg sabu, berikut 241 butir pil Ekstasi alias Ineks dari tiga orang .

Dalam komperensi Pers yang di laksakanakan di Halaman Polresta Banjarmasin Kamis ( 06/12/2018 ), Kapolda Kalimantan Selatan  Irjen. Pol. Drs. H. Yazid Fanani, M.Si di dampingi Kapolresta Banjarmasin Kombes. Pol. Drs. Sumarto, M.Si dan Dir Narkoba Polda Kalsel Kombes Wisnu Widarto mengatakan kepada rekan – rekan wartawan baik media cetak dan elektronik bahwa narkoba jenis sabu berasal jaringan dari Malaysia – Padang – Banjarmasin. Dua orang kurir dari Jawa dan Jakarta, sehingga mereka berjumlah dua orangh yakni M Arif Firdaus (21 tahun) warga Celegon dan M Fahryzal (22 tahun)  warga Pasar Baru Jakarta Timur yang berhasil di amanakan Satres nakoba Polresta Banjarmasin dengan barang bukti  5 kilogram Narkoba jenis sabu – sabu.

Sedangkan, satu tersangka lainnya, bernama Ari (32), diamankan lebih dulu oleh Ditres Narkoba Polda Kalsel, di Jalan Kelayan A Gang Setia Budi RT 08 Nomor 12 Kelurahan Kelayan, Kecamatan Banjarmasin Selatan, pada Kamis (22/11) sekitar pukul 15:45 Wita. Ari sendiri, diamankan dengan barang bukti sabu seberat 3,2 gram beserta 241 butir Pil Ineks warna biru berlogo “R”, pengungkapan ini berkat kerjasama Sat Narkoba Polda Kalsel, Sat Narkoba Polresta Banjarmasin.

Kapolda Kalsel Irjen Yazid Fanani, langsung menyatakan, jika penangkap besar narkoba ini membuktikan jika wilayah Kalimantan Selatan, masih menjadi pasar potensial penyebaran ‘barang haram’ tersebut. “Karenanya, mari bersama-sama perangi narkoba,” ajak Kapolda kalimantan selatan.

Selain itu Kapolresta Banjarmasin dalam kesempatan tersebut mengatakan dimulai pada Senin (26/11), saat petugas Satres Narkoba Polresta Banjarmasin memperoleh informasi dari masyarakat akan adanya pengiriman narkoba jenis sabu dari Malaysia ke Banjarmasin. Setelah itu petugas melakukan penyidikan lebih satu minggu di beberapa tempat, di Surabaya (Jawa Timur), Jakarta, dan Padang (Sumatera Barat). Pada tanggal 1 Desember 2018, sekitar pukul 02:00 Wita, petugas langsung mengamankan kedua laki-laki bernama Arif (21) dan Rizal (23), sebelum melakukan penggeledahan badan, tepatnya di Hotel Pesona, Jalan Hasan Basri, Kecamatan Banjarmasin Utara.Dari tangan keduanya, polisi berhasil mendapatkan sebanyak tujuh paket besar sabu, yang seluruhnya berjumlah 5 Kg.

“Untuk pengantaran sabu sebanyak itu, kurir diperkirakan mendapat upah sebesar Rp18 juta hingga Rp20 juta,” ucap  Kapolresta Banjarmasin.

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *