Kegiatan Silaturahmi Kapolresta Banjarmasin ke Tokoh Masyarakat Dayak Maanyan kota Banjarmasin

hari Jum’at tgl 10 Mei 2019 Pukul 10.00 Wita sd 10.30 Wita, bertempat di Gereja Balai Jemaat Hosiana GKE Banjarmasin Jl Komp. DPR Gg. IV Rt. 36 Kel. Belitung Selatan telah dilaksanakan Silaturahmi sekaligus kunjungan pertemuan Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol. Drs. Sumarto, M.Si dengan Tokoh Masyarakat Dayak Maanyan kota Banjarmasin. Giat dlm rangka Menjaga situasi kamtibas diwilkum kota Banjarmasin pasca Pemilu 2019/menjelang penetapan pemilu tingkat pusat tgl 21 Mei 2019.

Dalam Kegiatan tersebut Kapolresta Banjarmasin di dampingi Kapolsek Banjarmasin Barat, AKP Mars Suryo K, S.I.K, Kanit Sosbud Sat Intelkam Polresta Banjarmasin, Personel Sat Intelkam, Unit Intelkam dan Bhhabinkamtibmas.

sedangkan Tomas dan Toga yang menerima kunjungan diantaranya Perwakilan Forum Ketua Adat Dayak Bpk. Ari tandau, Ketua Rt. 36 Bpk. Djusrani yg mewakili warga sekitar kurang lebih 1000 KK, Perwakilan warga sekitar 20 org.

Kapolresta Banjarmasin mengapresiasi tokoh masyarakat adat Dayak Manyan di Kota Banjarmasin yang turut membantu menciptakan kondusifitas selama pemilu 2019 di kota Banjarmasin

Hal itu disampaikan Kapolresta Banjarmasin saat Silaturahmi sekaligus kunjungan menyambut i dengan Tokoh Masyarakat Dayak Maanyan kota Banjarmasin . Dalam pertemuan berbalut silaturrahmi itu, Kapolretsa Banjarmasin menyatakan situasi kamtibmas di Kalsel secara umum dan Kota Banjarmasin khususnya, aman dan kondusif berkat peran aktif tokoh adat Dayak yang terus menyebarkan rasa perdamaian dan persaudaraan.”Saya yakin, saudara-saudara suku adat Dayak di Banjarmasin bijak dan tidak mudah terprovokasi atas segala isu-isu menyesatkan yang sengaja disebar kelompok tertentu yang ingin mengganggu kamtibmas pasca pemilu,” kata Kapolresta Banjarmasin

Kapolresta pun mengaku menghargai kearifan lokal masyarakat Dayak selama ini, sehingga mempersilahkan jika persoalan diselesaikan secara hukum adat sebagaimana yang disepakati bersama.

“Yang pasti, saya ingin masyarakat bisa jadi polisi bagi dirinya sendiri. Begitu pun juga bagi warga Dayak yang masih menjunjung hukum adat, jika memang setiap permasalahan yang muncul bisa diselesaikan maka polisi berperan sebagai mediator saja,” tambahnya.

Sementara Ketua Dewan Adat Dayak manyan Kota Banjarmasin , Bpk. Ari tandau menyatakan dukungan sepenuhnya tugas Kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

“Kami selalu berada di belakang Kapolresta Banjarmasinb untuk mengawal daerah bersama seluruh masyarakat Kalsel,” ucapnya.

Untuk itu, Bpk. Ari tandau mengajak masyarakat adat Dayak khususnya untuk solid ikut mengawal proses pemilu yang masih berjalan sekarang hingga hasilnya diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 22 Mei 2019.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.