Karena Sakit Hati 4 (Empat) Tersangka Aniaya Korban Hingga Meninggal di Tangkap.

Polresta Banjarmasin : Motif pembunuhan yang terjadi pada hari Selasa (2/10) dini hari di Jalan Prona IV Gang Ridho, Kecamatan Banjarmasin Selatan dengan korban Sarbani Alias Daeng ( 43 ) ternyata hanyalah disebabkan pelaku yang sakit hati karena ditantang korban berkelahi.

Di ruang Satuan Reskrim Polresta Banjarmasin Rabu ( 03/10/2018 ) Pukul 16.00 Wita Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin AKP Ade Papa Rihi, SIk, SH, MH di dampingi Kasubbag Humas Polresta Banjarmasin Iptu Moh.Irkamni, KBO Sat Reskrim Iptu Karmedi Damanik dan Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Tengah Ipda Arya Wijaya, S.T.K melaksanakan Konferensi Pers kepada rekan wartawan media cetak dan elektronik perihal Pengkapan 4 ( Empat ) Pelaku Pembunuhan di Jalan Prona IV Gang Ridho, Kecamatan Banjarmasin Selatan.

Empat pelaku penyerangan terhadap korbannya Sarbani alias Daeng (43) yang ditemukan tewas tergeletak di rumahnya berhasil ditangkap anggota gabungan Jatanras Satreskrim Polresta Banjarmasin dan Unit Reskrim Polsekta Banjarmasin Selatan.

Keempatnya dibekuk polisi di lokasi terpisah usai peristiwa berdarah itu terjadi. Petugas bergerak cepat melakukan penangkapan hingga semua tersangka berhasil diamankan.

Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin memperlihatkan para tersangka beserta barang bukti senjata tajam yang digunakan untuk menyerang korban hingga tewas. Diantaranya satu bilah parang, satu bilah pisau, satu bilah celurit dan mandau.

Kasat Reskrim mengungkapkan, dua dari empat pelaku merupakan ayah dan anak, yakni Murhan (53) dan Ahmad. Keduanya sepakat mendatangi rumah korban untuk melakukan penyerangan dengan dibantu Mai Surin (20) M (17).

tersangka dijerat Pasal 170 ayat 2 ke-3 KUHPidana tentang Pengeroyokan yang menyebabkan matinya orang dengan ancaman pidana paling lama 12 tahun,” pungkas Kasat Reskrim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.