Satuan Reskrim Polresta Banjarmasin, Jum’at (14/717). Kasat Reskrim
polresta Banjarmasin Ajun Komisari Polisi Ade Papa Rihi., S.H., S.I.K.,
M.H di dampingi Kasubag Humas Polresta Banjarmasin Inspektur Satu Eny
Erliany telah merilis kejadian tindak pidana Penipuan atau Penggelapan
dengan modus Arisan Online.

Kegiatan berlangsung di Ruang Satuan Reskrim Polresta Banjarmasin dengan
menghadirkan Terlapor NR HSNH (19) beserta barang bukti berupa 1
buah Handphone, 3 buah buku tabunga
(Bank BRI Simpedes , Bank BNI Taplus, dan Bank BCA), 10 Bondel Kwitansi
“ARISAN SANAH”, 1 buah catatan nama nasabah, 1 unit sepeda motor honda
Scoopy, dan 1 unit sepeda motor suzuki GSX-R150 RFX.

Menurut keterangan Kapolresta Banjarmasin melalui Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Ajun Komisari Polisi Ade Papa Rihi., S.H., S.I.K.,
M.H, menerangkan banyaknya laporan masyarakat yang merasa dirugikan dengan motif arisan online, NR HSNH melakukan aksinya. Banyak warga yang
“tanam” uang hingga miliaran rupiah, dikarenakan ide arisan online datang begitu saja dan
dikerjakannya sebagai satu usaha memutar uang dan meraup keuntungan
cepat.

Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin menambahkan, informasi sementara dari jajarannya ada 20 orang korban yang melaporkan
kejadian tersebut serta jumlah
kerugian sementara berkisar 620 juta, ungkapnya”.

Pihaknya masih melakukan proses penyidikan dan pemeriksaan terhadap terlapor serta penahanan di Rutan Polresta Banjarmasin, berkata Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin”. 

Penulis : rial

Editor   : Wawans

Publish : Wawans

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *