Ingin Pegang Senjata Api, 52 Personel Polresta Banjarmasin Ikuti Tes Psikologi

BANJARMASIN-Dalam menjalankan tugas di lapangan tentunya sebagai anggota Polri kerap menghadapi resiko ancaman yang dapat membahayakan jiwa manusia.

Untuk itu, personel Polri ada yang dibekali dengan senjata api. Namun tidak sembarang, hanya personel yang mendapatkan rekomendasi maupun ijin memegang Senjata Api (Senpi).

Seperti halnya hari ini, ada sebanyak 52 personel Polresta Banjarmasin mengikuti Tes Psikologi Senjata Api Dinas Polri yang dilaksanakan oleh Tim Biro Psikologi Polda Kalsel. Selasa (09/11/2021).

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Rupatama Polresta Banjarmasin yang di buka oleh Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Rachmat Hendrawan, S.I.K., M.M., melalui Kabag SDM Kompol Ana Setiani, S.M.

Kabag SDM mengatakan tes tersebut merupakan syarat kelayakan seorang personel dalam penggunaan senjata api organik Polri.

“Bagi calon maupun yang telah memegang senjata api, tes ini wajib dilaksanakan guna sebagai pengawasan terhadap kejiwaan personel dalam tugas sehari-hari dilapangan maupun menjalani kehidupan berkeluarga di rumah, ” terangnya.

Disamping itu, juga untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan agar nantinya personel benar-benar menggunakan senjata api sesuai dengan prosedur.

“Bagi yang memiliki perilaku buruk terhadap masyarakat atau pernah melakukan tindakan indisipliner terhadap penggunaan senjata api maka yang bersangkutan tidak diperkenankan mengikuti tes ini, ” tutur Kabag SDM.

Sebagai informasi tambahan bahwa para personel yang mengikuti tes tersebut telah diberikan penilaian terlebih dahulu mengenai sikap mereka terhadap masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *