Gelar pasukan Operasi Kepolisian terpusat lilin 2014

 
Bertempat
di halaman mapolresta banjarmasin pada tanggal 23 Desember 2014 pukul
09.00 wita pihak Polresta banjarmasin melaksanakan gelar pasukan operasi
kepolisian terpusat Lilin 2014.Upacara Gelar pasukan tersebut di pimpin
langsung oleh kapolresta banjarmasin Kombes Pol Drs Wahyono MH yang
hadiri oleh seluruh  pejabat utama di jajaran Polresta banjarmsini,
Satuan
Brimob Polda kalsel, TNI Angkatan Darat (AD), TNI Angkatan Laut (AL),
Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP serta sejumlah Satuan Kerja
Perangkat Daerah (SKPD) kota Banjarmasin yang terlibat operasi Lilin
pada operasi khusus pengamanan Natal dan Tahun Baru.Operasi Lilin yang
digelar secara serentak di seluruh Indonesia ini
berlangsung mulai tanggal 24 Desember hingga 2 Januari 2015 mendatang,
dengan sasaran utama pengamanan gereja-gereja, lalu-lintas hingga
pengamanan perayaan Tahun Baru 2015.
 
Dalam
kesempatan tersebut kapolresta Banjarmasin membacakan amanat tertulis
kapolri Jendral Sutarman pelaksanaan Operasi Lilin 2014 diitikberatkan
pada antisipasi berbagai
potensi gangguan kambtibmas dan ketertiban berlalulintas yang dapat
mengganggu perayaan Natal 2014 dan Tahun Baru 2015,Operasi Lilin juga
memfokuskan pada antisipasi terhadap ancaman
terorisme, karena masih adanya sel-sel gerakan teror yang aktif
melakukan kegiatan,perayaan natal dan tahun baru merupakan momentum
penting setiap akhir tahun karena selalu diikuti dengan meningkatnya
dinamika situasi kamtibmas, sehingga memerlukan upaya dan langkah
pengamanan secara komprehensif dari Polri yang didukung oleh seluruh
komponen masyarakat.
Seluruh rangkaian perayaan tersebut diprediksi akan menyebabkan
meningkatnya mobilitas dan intensitas kegiatan masyarakat terutama di
tempat ibadah, jalan protokol, pusat perbelanjaan, tempat hiburan, obyek
wisata serta jalur lalu lintas lainnya yang puncaknya akan terjadi pada
malam pergantian tahun,Situasi tersebut, lanjutnya, berpotensi
menimbulkan gangguan
kamtibmas berupa terjadinya beberapa jenis tindak pidana serta
menyebabkan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.
Polri harus mampu melakukan manajemen pengamanan secara sistematis
dan terpadu melalui pelibatan seluruh komponen masyarakat, sehingga
tercipta situasi yang kondusif dan mendukung terselenggarannya perayaan
Natal dan Tahun Baru yang lancar, aman dan damai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *