Copet di 17 Mei di tangkap


Tergiur melihat dompet warna hitam yang menonjol keluar dari kantong
celana milik  Miftah Farid (22) saat antre membeli tiket di Stadion 17
Mei Banjarmasin, Aliansyah (44) nekat mengambil dompet milik korban yang
berisi uang Rp300 ribuSialnya, aksi warga Jln
Kelayan A Gg Srikandi RT 25, Banjarmasin Selatan, ini ketahuan korban
yang merasa dompetnya diambil. Takut dipukuli warga, pelaku langsung
membuang dompet tersebut.
Yakin pelaku yang mengambil dompetnya,
warga Jln Zahri Saleh, Banjarmasin Barat, ini meneriaki pelaku copet.
Untungnya, anggota Polsekta Banjarmasin Tengah yang sudah disiapkan
untuk mengantisipasi gangguan keamanan berhasil mengamankan
pelaku.Penonton yang sedang antre membeli tiket pertandingan Barito
Putera
melawan Persigo nyaris saja menghajarnya beramai-ramai. Oleh petugas
Miftah dibawa ke Polsekta Banjarmasin Tengah.
Kepada petugas,
Aliansyah mengaku tak berencana mengambil dompet korban. ketika itu ia
ingin menontong pertandingan Barito Putera. “Waktu mengantre saya
melihat dompet korban dan langsung kepikiran untuk mengambilnya,” ujar
pria yang pernah dipenjara selama 3 bulan pada tahun 1993 dengan kasus
yang sama.Bila berhasil, sambungnya, uang tersebut akan
digunakan untuk membayar utang kepada temannya sebesar Rp1 juta.
“Pekerjaan saya sebagai tukang parkir tak cukup untuk membayar utang
tersebut. Untuk makan saja pas-pasan, bagaimana buat bayar utang,” ucap
bapak dua anak ini.
 Kapolsekta Banjarmasin Tengah Kompol Achmad
Fathul Ulum melalui Kanit Reskrim Ipda Bintarto Bayu Sakti membenarkan
pihaknya telah mengamankan seorang pelaku pencurian. “Atas perbuatannya
pelaku dijerat pasal 362 KUHP jo pasal 53 KUHP dengan ancaman hukuman 5
tahun penjara,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.