Polresta Banjarmasin

Jl. Jend. A Yani Km. 3,5, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan


Antisipasi Masuknya Paham Radikalisme Dan Intoleransi, Kapolresta Banjarmasin Lakukan Pertemuan Bersama Muspika Dan Tokoh Agama Kota Banjarmasin.

Paham Radikalisme dan Intoleransi sekarang ini marak digencarkan oleh
kelompok – kelompok yang ingin mengganggu situasi keamanan dan ketertiban
masyarakat di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sebagai warga
Negara Republik Indonesia yang berpegang teguh kepada Pancasila dan Undang –
Undang Dasar 1945, kita wajib menolak dan melawan segala bentuk Paham
Radikalisme dan Intoleransi tersebut.
Agar masyarakat khususnya wilayah kota Banjarmasin tidak terpengaruh oleh
paham tersebut, Kapolresta Banjarmasin Komisaris Besar Polisi Anjar
Wicaksana S., S.I.K.,
M.A.P. selaku pemegang penuh tanggung jawab keamanan dan ketertiban
wilayah hukum Polresta
Banjarmasinmengadakan pertemuan kepada para Muspika kota Banjarmasin
dan para tokoh agama kota Banjarmasin di ruang kerja Kapolresta Banjarmasin, Jum’atpagi (7/7/17).
Dalam kegiatan tersebut, Kapolresta Banjarmasin bersama para Muspika kota
Banjarmasin dan para tokoh agama mendeklarasikan secara
bersama – sama dengan selogan “Bersama
Kita Bisa, Berantas Kejahatan Tolak Radikalisme dan Terorisme
”.
Pembacaan deklarasi tersebut di abadikan melalui video serta foto dan
nantinya akan disebar melalui media sosial maupun spanduk kamtibmas Polresta
Banjarmasin agar seluruh masyarakat maupun elemen – elemenya di wilayah kota
Banjarmasin dapat bisa membantu bersma – sama dalam pencegahan masuknya Paham
Radikalisme dan Intoleransi, serta menjaga kerukunan umat beragama agar
terciptanya ketentraman dan keamanan masyarakat. Berkata Kapolresta
Banjarmasin”.
Kepada Tim Redaksi, Kapolresta Banjarmasin menambahkan “Tujuan dilaksanakan
pertemuan dan pembacaan deklarasi tersebut adalah sebagai upaya antisipasi dan
deteksi dini masuknya Paham Radikalisme, dan juga untuk mencegah adanya
intoleransi antar umat beragama yang dapat membuat keresahan dalam masyarakat
sehingga akan mengganggu situasi Kamtibmas di Kota Banjarmasin”, ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *