1 September 2020, Perwali Nomor 68 Resmi Diberlakukan Di Kota Banjarmasin

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin bersama Kodim 1007/Banjarmasin dan Polresta Banjarmasin menggelar rapat persiapan penerapan Peraturan Walikota (Perwali) nomer 68 tahun 2020 tentang pelaksanaan penegakan hukum protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19. 

Rapat tersebut digelar di Ruang Berintegrasi Balaikota Banjarmasin, yang turut dihadiri oleh instansi terkait diantaranya BPBD, Bakeuda, DLH, Bag.Hukum, Diskominfotik, Dispora, Dinsos, dan 5 Camat se Kota Banjarmasin serta sejumlah SKPD teknis lainnya. Senin (31/08/2020)

Dalam kegiatan itu diputuskan secara bersama 3 pilar kota seribu sungai dan instansi terkait bahwa tidak ada penambahan masa sosialisasi Perwali yang mengatur protokol kesehatan serta rencananya akan mulai diberlakukan pada besok hari Selasa 1 September 2020.

Selain itu juga pada rapat itu mengagendakan kegiatan apel pelepasan petugas yang bakal melakukan giat ke pelosok-pelosok di 5 kecamatan se-kota Banjarmasin untuk menertibkan warga yang masih belum menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19. 

Tak habis disitu, dalam rapat itu pula turut dibahas tentang upaya menggandeng tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk mensyiarkan Perwali tersebut demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Banjarmasin, juga terkait teknis penegakan disiplin turut melibatkan unsur muspika di masing-masing Kecamatan.

“Besok hari pertama penegakan disiplin, mudah-mudahan ada tokoh masyarakat dan tokoh agama yang bisa berhadir sehingga jelas pelibatan masyarakatnya demikian,” singkat Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina.

Sementara itu Kapolresta Banjarmasin Kombes Rachmat Hendrawan, S.I.K., M.M. melalui Wakapolresta Banjarmasin AKBP Sabana Atmojo, S.I.K. M.H. dalam rapat tersebut mengatakan bahwa pihaknya  siap membantu pemerintah kota Banjarmasin dalam mengawal perwali terkait penegakan hukum protokol kesehatan Covid-19.

“Ada sebanyak 129 personel polri, yang terdiri dari 69 personel Polresta Banjarmasin dan 60 personel dari BKO Polda Kalsel yang kami libatkan dalam membantu pemerintah kota pada pelaksanaan penegakan aturan tersebut, ” ucap Wakapolresta Banjarmasin.

Ia juga menambahkan bahwa penegakan disiplin dalam aturan tersebut, mengutamakan pendekatan persuasif dan humanis kepada masyarakat.

“Kami ingin menumbuhkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam menggunakan masker. Punishment atau hukuman akan diterapkan jika masyarakat betul-betul membandel tidak memakai masker,” tutur Wakapolresta Banjarmasin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.